{"id":11632,"date":"2019-02-15T18:48:30","date_gmt":"2019-02-15T18:48:30","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=11632"},"modified":"2022-10-19T03:56:48","modified_gmt":"2022-10-19T03:56:48","slug":"ini-dia-tips-ampuh-supaya-presentasi-kamu-berjalan-lancar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/ini-dia-tips-ampuh-supaya-presentasi-kamu-berjalan-lancar","title":{"rendered":"Ini Dia Tips Ampuh Supaya Presentasi Kamu Berjalan Lancar"},"content":{"rendered":"<p>Dalam lingkup kegiatan kerja, namanya presentasi sudah pasti jadi kebutuhan penting yang mungkin kamu temukan setiap hari. Entah sebagai pendengar atau pembicara, kamu pasti bersentuhan dengan yang Namanya kegiatan presentasi. Apalagi buat kamu yang berhubungan langsung sama klien diluar kantor. Saat bertemu pihak ketiga seperti vendor, agency, atau klien lainnya, melakukan kegiatan presentasi sudah pasti terjadi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: Jenuh Sama Pekerjaan, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?<\/strong><\/p>\n<p>Masalah yang dihadapi adalah biasanya presentasi yang kita sampaikan terasa membosankan. Akibatnya, pesan dan ide yang ingin kita sampaikan menjadi kurang mengena tuh buat orang yang mendengarkan. Boro-boro diterapin, yang ada tengah-tengah presentasi udah ditinggal deh.<\/p>\n<p>Terus, bagaimana yah supaya presentasi kamu bisa jadi keren dan bisa didengar banyak orang? Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu coba.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/ini-dia-tips-ampuh-supaya-presentasi-kamu-berjalan-lancar\/#1_Awali_dengan_Pembukaan_yang_Baik\" title=\"1.\u00a0\u00a0 \u00a0Awali dengan Pembukaan yang Baik\">1.\u00a0\u00a0 \u00a0Awali dengan Pembukaan yang Baik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/ini-dia-tips-ampuh-supaya-presentasi-kamu-berjalan-lancar\/#3_Kamu_Manusia_Jangan_Kaku\" title=\"3.\u00a0\u00a0 \u00a0Kamu Manusia, Jangan Kaku!\">3.\u00a0\u00a0 \u00a0Kamu Manusia, Jangan Kaku!<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/ini-dia-tips-ampuh-supaya-presentasi-kamu-berjalan-lancar\/#4_Gugup_Apa_itu\" title=\"4.\u00a0\u00a0 \u00a0Gugup? Apa itu?\">4.\u00a0\u00a0 \u00a0Gugup? Apa itu?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/ini-dia-tips-ampuh-supaya-presentasi-kamu-berjalan-lancar\/#5_Pakai_Bahasa_yang_Mudah_Dimengerti\" title=\"5.\u00a0\u00a0 \u00a0Pakai Bahasa yang Mudah Dimengerti\">5.\u00a0\u00a0 \u00a0Pakai Bahasa yang Mudah Dimengerti<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Awali_dengan_Pembukaan_yang_Baik\"><\/span><strong>1.\u00a0\u00a0 \u00a0Awali dengan Pembukaan yang Baik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setiap kegiatan presentasi, pasti diawali dengan bagian pembukaan. Iya dong, masa kamu mau ujug-ujug ngomongin soal ide kamu? Yang ada orang nanti bingung.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11637\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-3-300x200.jpeg\" alt=\"tips-presentasi-3\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-3-300x200.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-3-768x512.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-3.jpeg 1000w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Presentasi yang baik itu, dibuka dengan salam, sapaan yang ramah dan baik. Dan yang terpenting, jangan lupa senyum! Dalam public speaking, ada istilang smiling voice. Intinya kurang lebih membuat kamu berbicara dengan nada yang positif, ramah dan ceria. Hal itu biar yang dengerin kamu jadi ikutan semangat!<\/p>\n<p><strong>2.\u00a0\u00a0 \u00a0Jangan Lupa Bikin Desain Slide yang Menarik<\/strong><\/p>\n<p>Presentasi itu berhubungan juga sama yang namanya visual. Ya, selain komunikasi verbal, komunikasi secara visual juga perlu banget. Maka dari itu, jangan lupa untuk menata setiap tampilan slide yang kamu ingin sampaikan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11635\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-2-300x169.jpeg\" alt=\"tips-presentasi-2\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-2-768x432.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-2.jpeg 1000w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Sekarang itu udah tahun 2019, udah enggak jaman deh pakai slide yang warnanya monoton. Coba deh ekspresikan dirimu dengan berbagai macam tampilan yang bisa kamu cari di Google. Yang terpenting, kemaslah tampilan visual kamu semenarik mungkin agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kamu_Manusia_Jangan_Kaku\"><\/span><strong>3.\u00a0\u00a0 \u00a0Kamu Manusia, Jangan Kaku!<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ini faktor yang cukup penting dalam melakukan presentasi. Apalagi kalau bukan bertindak seperti layaknya manusia. Ih, jadi manusia? Kita kan memang manusia, maksudnya apaan sih?<\/p>\n<p>Gini loh, terkadang, kita suka gagap dalam berbicara karena grogi. Akhirnya, kita juga cenderung kaku seperti robot, bukan manusia. Nah, biar presentasi kamu lancar, dan dapat tanggapan yang positif, lemesin aja ngomongnya, shay! Dibawa santai saja biar apa yang kamu sampaikan jadi maksimal.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Gugup_Apa_itu\"><\/span><strong>4.\u00a0\u00a0 \u00a0Gugup? Apa itu?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebagai pembicara dalam presentasi, gugup itu enggak masuk dalam kamus hidup. Iya dong, kalau kamu gugup, bagaimana kamu bisa menyampaikan presentasi dengan benar dan jelas?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11633\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-1-300x225.jpeg\" alt=\"tips-presentasi-1\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-1-300x225.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-1-768x576.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/tips-presentasi-1.jpeg 1000w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Ada beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menghilangkan rasa gugup. Mulai dari latihan pernapasan, hingga latihan senam mulut bisa jadi cara ampuh untuk menghilangkan gugup kamu sebelum presentasi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pakai_Bahasa_yang_Mudah_Dimengerti\"><\/span><strong>5.\u00a0\u00a0 \u00a0Pakai Bahasa yang Mudah Dimengerti<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Poin yang satu ini bisa jadi poin yang penting banget nih dalam presentasi. Apalagi kalau bukan penggunaan bahasa. Dalam menyampaikan presentasi, tata bahasa yang benar dan mudah dimengerti adalah hal yang \u00a0sangat dibutuhkan.<\/p>\n<p>Ya, ada baiknya sih kamu menggunakan kalimat-kalimat yang sederhana, dan mudah dimengerti oleh semua audience kamu. Dan jangan lupa juga untuk menjelaskan secara urut dan terperinci. Perhatikan juga lawan bicara kamu saat melakukan presentasi, seperti perkiraan usianya, atau karakter yang mungkin kamu temui. Jangan sampai kamu salah pembawaan dalam mengatur bahasamu. Bisa bahaya juga, tuh!<\/p>\n<p>Nah, itu tadi beberapa tips ampuh untuk kamu yang ingin melakukan presentasi di kantor. Semoga bermanfaat yah!<\/p>\n<p>Mau jadi apapun kamu, temukan lowongan yang pas untuk masa depanmu, bersama <a href=\"https:\/\/www.kalibrr.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalibrr<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam lingkup kegiatan kerja, namanya presentasi sudah pasti jadi kebutuhan penting yang mungkin kamu temukan setiap hari. Entah sebagai pendengar atau pembicara, kamu pasti bersentuhan dengan yang Namanya kegiatan presentasi. Apalagi buat kamu yang berhubungan langsung sama klien diluar kantor. Saat bertemu pihak ketiga seperti vendor, agency, atau klien lainnya, melakukan kegiatan presentasi sudah pasti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":11639,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[18],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11632"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11632\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}