{"id":17628,"date":"2023-05-31T18:29:35","date_gmt":"2023-05-31T11:29:35","guid":{"rendered":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog?p=17628"},"modified":"2024-05-30T14:20:52","modified_gmt":"2024-05-30T07:20:52","slug":"panduan-membuat-portofolio-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja","title":{"rendered":"Panduan Lengkap Membuat Portofolio Kerja yang Menarik dan Efektif"},"content":{"rendered":"<p>Saat ini, untuk dapat bersaing dengan kandidat lainnya, kamu juga perlu mengirimkan portofolio kerja saat melamar pekerjaan. Portofolio juga tidak jarang menjadi syarat utama sebuah lowongan pekerjaan, khususnya pada posisi atau bidang kreatif. Berbicara mengenai portofolio kerja, sebenarnya apa itu portofolio kerja? Simak pembahasannya pada artikel ini!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#Apa_Itu_Portofolio_Kerja\" title=\"Apa Itu Portofolio Kerja?\">Apa Itu Portofolio Kerja?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#Panduan_Membuat_Portofolio_Kerja\" title=\"Panduan Membuat Portofolio Kerja\">Panduan Membuat Portofolio Kerja<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#1_Kumpulkan_hasil_kerja_yang_relevan\" title=\"1. Kumpulkan hasil kerja yang relevan\">1. Kumpulkan hasil kerja yang relevan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#2_Atur_berdasarkan_kategori\" title=\"2. Atur berdasarkan kategori\">2. Atur berdasarkan kategori<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#3_Susun_portofolio_dengan_terstruktur\" title=\"3. Susun portofolio dengan terstruktur\">3. Susun portofolio dengan terstruktur<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#4_Jelaskan_peran_dan_pencapaian\" title=\"4. Jelaskan peran dan pencapaian\">4. Jelaskan peran dan pencapaian<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#5_Sertakan_informasi_kontak_yang_jelas\" title=\"5. Sertakan informasi kontak yang jelas\">5. Sertakan informasi kontak yang jelas<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-portofolio-kerja\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Portofolio_Kerja\"><\/span>Apa Itu Portofolio Kerja?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Portofolio kerja adalah kumpulan data yang menampilkan kemampuan atau hasil kerja yang dimiliki kandidat pada jenis bidang pekerjaan tertentu. Portofolio kerja harus dibuat dengan maksimal untuk melamar pekerjaan karena nantinya, akan dinilai oleh rekruter untuk melihat apakah kemampuan kandidat sesuai dengan yang dibutuhkan. Suatu perusahaan dapat menimbang kualitas yang dimiliki kandidat portofolio kerja yang dikirimkan dan cara penyajian portofolio itu sendiri.<\/p>\n<p>Portofolio ini kemudian bisa kamu lampirkan dalam resume saat melamar kerja, lho. Yang tentunya menambah kuat personal branding, sehingga dilirik oleh rekruter dibanding dengan kandidat lainnya.<\/p>\n<div style=\"border-left: 6px solid #0086FF; padding: 5px;\"><span style=\"padding-left: 5px;\"><strong>Cari tahu :<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.kalibrr.com\/blog\/id\/panduan-membuat-resume-kerja\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara membuat resume disertai contohnya, disini<\/a><\/span><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Panduan_Membuat_Portofolio_Kerja\"><\/span>Panduan Membuat Portofolio Kerja<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setelah memahami apa itu portofolio kerja dan gunanya saat melamar pekerjaan, mungkin kamu bertanya-tanya tentang bagaimana cara membuat portofolio yang benar. Berikut adalah cara membuat portofolio yang Kalibrr rangkum khusus untuk kamu:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kumpulkan_hasil_kerja_yang_relevan\"><\/span>1. Kumpulkan hasil kerja yang relevan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pertama, kumpulkanlah semua hasil kerjamu yang relevan dengan bidang karier yang ingin kamu tempuh. Misalnya, jika kamu tertarik meniti karier dalam bidang kepenulisan, maka kumpulkan karya berupa tulisanmu yang pernah kamu buat. Pilihlah karya yang terbaik dan beri perhatian khusus pada kualitas dan dampak yang dihasilkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Atur_berdasarkan_kategori\"><\/span>2. Atur berdasarkan kategori<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kedua, setelah memilih yang terbaik untuk ditampilkan dalam portofolio, aturlah dokumen-dokumen tersebut berdasarkan kategori. Misalnya, pengalaman magang, pengalaman organisasi, dan <a href=\"https:\/\/myedusolve.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pelatihan sertifikasi<\/a>. Ini akan membuat portofolio terlihat lebih rapi dan teratur.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Susun_portofolio_dengan_terstruktur\"><\/span>3. Susun portofolio dengan terstruktur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ketiga, susunlah portofolio dengan tepat agar mudah dipahami. Membuat portofolio dengan sedikit sentuhan desain memang cukup menarik perhatian, tapi usahakan desainnya tidak terkesan berantakan. Susunan yang disarankan adalah cover, daftar isi, ringkasan diri, ringkasan pengalaman dan skill, isi portofolio, dan informasi kontak. Gunakan desain serta font yang jelas dan tidak sulit untuk dibaca.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jelaskan_peran_dan_pencapaian\"><\/span>4. Jelaskan peran dan pencapaian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Keempat, ketika menyajikan sebuah karya atau pengalaman, jangan lupa untuk menjelaskan peran dan pencapaianmu dalam portofolio kerja. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan tidak berbelit-belit. Pastikan juga untuk menggambarkan bagaimana kontribusimu dalam setiap proyek dan hasil yang dicapai.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Sertakan_informasi_kontak_yang_jelas\"><\/span>5. Sertakan informasi kontak yang jelas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Terakhir, jangan lupa untuk menyertakan informasi kontak yang jelas pada portofolio. Berikan nama, alamat email, nomor telepon, dan tautan ke profil media sosial atau website pribadimu jika ada. Hal ini memudahkan perekrut untuk menghubungi kamu jika mereka tertarik dengan portofoliomu.<\/p>\n<p>Tak kalah pentingnya, pastikan desain dan tampilan portofoliomu menarik, mudah dibaca, dan sesuai dengan gaya profesionalmu. Gunakan font yang jelas, warna yang konsisten, dan layout yang rapi. Pertimbangkan untuk menyertakan gambar atau ilustrasi pendukung yang memperkuat pesan visual portofoliomu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Membuat portofolio kerja yang menarik dan efektif membutuhkan perencanaan dan perhatian terhadap detail. Pastikan portofoliomu mencerminkan kemampuan dan kepribadianmu dengan baik. Dengan portofolio yang terstruktur dengan baik, kamu dapat mengesankan perekrut dan meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan.<\/p>\n<p>Semoga panduan ini dapat membantu kamu dalam membuat portofolio kerja yang sukses. Selamat mencoba!<\/p>\n\t\t\t\t<div class=\"cta\">\r\n\t\t\t\t\t<div class=\"emul cvr-bg\" style=\"background-image: url('https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/intip-pekerjaan-yang-cocok-untuk-si-virgo-yang-kreatif-dan-perfeksionis.png');\">\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"cta-logo\"><img src=\"\" width=\"0\" \/><\/div>\r\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"wrap\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"caption\" ><p>Bagaimana bisa interview tapi belum melamar pekerjaan apapun? Yuk daftar ke Kalibrr, dan mulai perjalanan karir kalian.<\/p><\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.kalibrr.com\/candidate\/signup\" class=\"button\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buat Akun<\/a>\r\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div><!-- end of wrap -->\r\n\t\t\t\t\t<\/div><!-- end of emul -->\r\n\t\t\t\t\t<br\/>\r\n\t\t\t\t<\/div><!-- end of cta -->\r\n\t\t\t\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini, untuk dapat bersaing dengan kandidat lainnya, kamu juga perlu mengirimkan portofolio kerja saat melamar pekerjaan. Portofolio juga tidak jarang menjadi syarat utama sebuah lowongan pekerjaan, khususnya pada posisi atau bidang kreatif. Berbicara mengenai portofolio kerja, sebenarnya apa itu portofolio kerja? Simak pembahasannya pada artikel ini! TOPICS Apa Itu Portofolio Kerja?Panduan Membuat Portofolio Kerja1. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":17626,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[76],"tags":[266,263,265],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17628"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17628"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17628\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18792,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17628\/revisions\/18792"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17628"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17628"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17628"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}