{"id":18081,"date":"2024-01-03T18:18:27","date_gmt":"2024-01-03T11:18:27","guid":{"rendered":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog?p=18081"},"modified":"2024-02-15T10:35:28","modified_gmt":"2024-02-15T03:35:28","slug":"resolusi-baru-solusi-employer-branding","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/resolusi-baru-solusi-employer-branding","title":{"rendered":"Tahun Baru, Resolusi Baru: Employer Branding Sebagai Solusi Perusahaan Menarik dan Mempertahankan Karyawan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap awal tahun fenomena unik di dunia kerja di mana banyak dari karyawan yang mengundurkan diri dari perusahaan lama, dan berpindah ke perusahaan baru seringkali terjadi, khususnya di awal tahun atau pasca Lebaran. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Glassdoor, menunjukan bahwa terjadi peningkatan signifikan aktifitas pelamar pekerjaan pada bulan Januari. Tren ini juga tidak hanya terjadi di Indonesia namun merata dihampir seluruh negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, hal ini tentunya dapat dicegah jika perusahaan mengantisipasinya dengan strategi yang tepat, salah satunya melalui strategi Employer Branding. Lalu, bagaimana Employer Branding dapat membantu mempertahankan karyawan lama bahkan menarik karyawan baru? Mari, simak jawabannya dalam artikel ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab Pengunduran Diri Di Awal Tahun<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya setiap individu pastinya memiliki motivasi berbeda-beda yang dipengaruhi oleh berbagai faktor pribadi yang mendorong mereka melakukan pengunduran diri. Namun, secara garis besar beberapa hal di bawah ini adalah alasan mengapa banyak orang mengajukan pengunduran diri pada tahun baru.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/resolusi-baru-solusi-employer-branding\/#Resolusi_New_Year_New_Me\" title=\"Resolusi \u201cNew Year, New Me\u201d\">Resolusi \u201cNew Year, New Me\u201d<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/resolusi-baru-solusi-employer-branding\/#Menunggu_Cairnya_Bonus\" title=\"Menunggu Cairnya Bonus\">Menunggu Cairnya Bonus<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/resolusi-baru-solusi-employer-branding\/#Back-to-Work_Blues\" title=\"Back-to-Work Blues\">Back-to-Work Blues<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/resolusi-baru-solusi-employer-branding\/#Waktu_Terbaik_Mencari_Pekerjaan_Baru\" title=\"Waktu Terbaik Mencari Pekerjaan Baru\">Waktu Terbaik Mencari Pekerjaan Baru<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Resolusi_New_Year_New_Me\"><\/span><b>Resolusi \u201c<\/b><b><i>New Year, New Me<\/i><\/b><b>\u201d<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Januari sebagai awal mula dari tahun yang baru, sering menjadi alasan orang-orang membuat resolusi baru dengan maksud menjadi lebih baik. Salah satu resolusi yang sering dibuat adalah resolusi terkait karier, yang paling sering dikaitkan dengan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">New year, new me<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, sehingga banyak orang yang membuat resolusi karier untuk mendapatkan pekerjaan baru. Baik itu karena merasa kurang cocok dengan pekerjaan yang ditekuni sekarang atau mungkin ingin mencari dan mencoba hal baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menunggu_Cairnya_Bonus\"><\/span><b>Menunggu Cairnya Bonus<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir tahun atau awal tahun ditandai juga dengan pembagian bonus oleh perusahaan kepada para karyawan. Mengundurkan diri setelah mendapatkan bonus adalah hal yang sering terjadi, karena bonus sendiri adalah hasil kerja keras mereka selama setahun masa kerja karyawan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Back-to-Work_Blues\"><\/span><b><i>Back-to-Work Blues<\/i><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari sebelum liburan berakhir ataupun beberapa hari setelah kembali bekerja dari liburan, banyak karyawan mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">back-to-work blues. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Dimana secara harfiah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">back-to-work blues <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berarti perasaan sedih atau tidak termotivasi untuk kembali bekerja. Dilansir dari LinkedIn News, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Reed menunjukan bahwa 78% karyawan berpendapat bahwa kembali bekerja setelah liburan adalah hal yang membuat stres. 52% responden juga berkata bahwa mereka berfikir untuk berpindah pekerjaan setelah liburan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Waktu_Terbaik_Mencari_Pekerjaan_Baru\"><\/span><b>Waktu Terbaik Mencari Pekerjaan Baru<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awal tahun sering digadang-gadang menjadi waktu terbaik untuk berpindah pekerjaan. Menurut Career Sidekick awal tahun, antara bulan Januari dan Februari, adalah waktu terbaik untuk mencari pekerjaan baru, karena awal tahun sendiri adalah waktunya para perusahaan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">budget planning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tahunan dan juga berjalannya kembali proses rekrutmen setelah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">backlogged hiring<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau pemberhentian proses rekrutmen yang dilakukan selama akhir tahun\/liburan. Setelah para karyawan kembali bekerja setelah liburan dan kegiatan kerja kembali seperti semula dan juga didorong dengan adanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">budget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka proses rekrutmen pada awal tahun umumnya lebih lancar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya sebagai perusahaan, pengunduran diri banyaknya karyawan dapat mempengaruhi kinerja dan produktivitas jika tidak segera ditangani dengan baik. Untuk mengatasi kemungkinan banyaknya pengunduran diri karyawan pada akhir\/awal tahun dan juga menarik karyawan baru yang berkualitas, salah satu hal yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan melakukan strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri merupakan proses pengelolaan dan pengaruh reputasi perusahaan sebagai pemberi kerja di antara pencari kerja, karyawan, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholders<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kuat, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Untuk memastikan bahwa strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilakukan efektif dan dapat menarik dan mempertahankan talenta terbaik, dilakukannya<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Employee Value Proposition (EVP) research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan sangat membantu.<\/span><\/p>\n<h2><b><i>Employee Value Proposition (EVP) Research<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">EVP adalah kumpulan dari manfaat, nilai, dan kesempatan yang ditawarkan oleh suatu perusahaan kepada karyawan dan calon karyawan sebagai imbalan atas kontribusi dan dedikasi mereka terhadap perusahaan. Kumpulan dari poin-poin diatas ini lah yang dapat memberikan keunggulan dan membedakan satu perusahaan dengan perusahaan lain sebagai tempat kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan EVP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelum mengembangkan aktivasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangatlah penting. Berikut adalah beberapa alasan mengapa melakukan EVP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat bermanfaat:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mengidentifikasi Nilai yang Dihargai Karyawan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan dapat mengetahui nilai yang paling dihargai milik perusahaan oleh karyawan dan calon karyawan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Membantu Membangun <\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">Employer Branding<\/span><\/i><b> yang Kuat<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: EVP adalah inti dari <\/span><b><i>employer branding<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">Anda dan strategi Anda. EVP mendefinisikan citra perusahaan sebagai pemberi kerja.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meningkatkan Reputasi Perusahaan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> EVP yang positif dapat membantu meningkatkan citra perusahaan sebagai tempat kerja yang baik dan menarik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meningkatkan Loyalitas Karyawan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Karyawan yang merasa nilai dan kebutuhan mereka diperhatikan melalui EVP perusahaan cenderung menjadi lebih loyal terhadap perusahaan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">EVP yang kuat dapat membantu perusahaan menarik bakat yang signifikan dan meningkatkan keterlibatan karyawan. Menurut data dari Gartner, perusahaan yang memiliki EVP yang kuat dapat mengurangi turnover karyawan hingga 69% dan meningkatkan keterikatan karyawan baru hingga 30%. Dengan melakukan <\/span><b><i>EVP research<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat membangun<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lebih efektif dan efisien.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Lihat bagaimana <a href=\"https:\/\/www.kalibrr.com\/blog\/bca-finances-powering-ahead-with-kalibrr\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BCA Finance meningkatkan employee engagement mereka<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melakukan <\/span><b><i>EVP Research, <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kalibrr selalu berupaya memastikan bahwa kami dapat memahami dan menyajikan EVP yang dapat menjadi pondasi dari employer branding tiap perusahaan yang mempercayai Kalibrr dengan <\/span><b><i>EVP research <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">perusahaan mereka. Kalibrr membantu Home Credit Indonesia (HCI) melakukan penelitian dan analisis yang menyeluruh dengan pihak internal dan juga dengan eksternal, untuk menemukan titik pertemuan antara keinginan eksternal, pengalaman karyawan yang ada, dan visi manajemen yang dimana nantinya hasil tersebut dapat ditonjolkan dalam <a href=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/employerbranding.kalibrr.com\/case-study\/home-credit-indonesia\/&amp;sa=D&amp;source=docs&amp;ust=1704278589299236&amp;usg=AOvVaw195L26zGqhpiDbpTe7Duul\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">EVP milik HCI<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013 \u2013 \u2013<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin mulai dan mengetahui lebih tentang tentang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Employee Value Proposition (EVP) perusahaan Anda?<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Konsultasikan pada kami secara gratis, melalui employerbranding@kalibrr.com.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau klik tombol berikut untuk menghubungi kami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/employerbranding.kalibrr.com\/contact-us\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hubungi Kami<\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap awal tahun fenomena unik di dunia kerja di mana banyak dari karyawan yang mengundurkan diri dari perusahaan lama, dan berpindah ke perusahaan baru seringkali terjadi, khususnya di awal tahun atau pasca Lebaran. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Glassdoor, menunjukan bahwa terjadi peningkatan signifikan aktifitas pelamar pekerjaan pada bulan Januari. Tren ini juga tidak hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":18082,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[192],"tags":[38],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18081"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18081"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18081\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18082"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18081"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18081"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18081"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}