{"id":9033,"date":"2020-10-15T07:36:41","date_gmt":"2020-10-15T00:36:41","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9033"},"modified":"2023-09-12T15:23:19","modified_gmt":"2023-09-12T08:23:19","slug":"pentingnya-employer-brading-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/pentingnya-employer-brading-perusahaan","title":{"rendered":"Employer Branding Penting Dilakukan: Ini 5 Alasannya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam era kompetitif saat ini, perusahaan tidak bisa hanya berdiam diri menunggu para calon karyawan melirik dan melamar lowongan yang dibuka olehnya. Dahulu, mungkin hanya dengan mengandalkan reputasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau peluang karir yang ditawarkan, dapat menjadi daya tarik bagi calon karyawan. Namun, sekarang, para rekruter juga harus mulai melakukan peran aktif untuk dapat menarik para calon karyawan. Di sinilah mengapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki peran penting untuk perusahaan, terlebih kegiatan dalam perekrutan yang efektif dapat dirasakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejalan dengan hal itu, dapat dikatakan para rekruter saat ini sedang memasuki era \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">talent war\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">war of talent<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, yaitu era kompetitif dalam bidang perekrutan. Ini merupakan fenomena persaingan yang sengit di pasar tenaga kerja. Dalam situasi seperti ini, para talenta terbaik menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan. Seperti dalam perang, perusahaan-perusahaan bersaing untuk merebut dan mempertahankan individu dengan potensi tinggi yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan inovasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mengherankan bahwa perusahaan-perusahaan dengan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang baik, seperti memiliki citra yang kuat dan menarik sebagai tempat kerja akan lebih unggul dalam menghadapi tantangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">talent war <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini.Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang baik perusahaan akan mendapatkan banyak keuntungan, bahkan dalam hal yang tidak hanya bersangkutan dengan kegiatan perekrutan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-17903\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/infographic-300x213.png\" alt=\"Data-data yang menunjukan pentingnya employer branding\" width=\"696\" height=\"494\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/infographic-300x213.png 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/infographic-1024x726.png 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/infographic-768x544.png 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/infographic-1536x1089.png 1536w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/infographic-2048x1451.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa alasan mengapa perusahaan Anda memerlukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mari kita simak!\u00a0<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/pentingnya-employer-brading-perusahaan\/#Membangun_Reputasi_Perusahaan\" title=\"Membangun Reputasi Perusahaan\">Membangun Reputasi Perusahaan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/pentingnya-employer-brading-perusahaan\/#Peningkatan_Engagement_dan_Produktivitas_Karyawan\" title=\"Peningkatan Engagement dan Produktivitas Karyawan\">Peningkatan Engagement dan Produktivitas Karyawan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/pentingnya-employer-brading-perusahaan\/#Kesempatan_Merekrut_Talenta_Terbaik\" title=\"Kesempatan Merekrut Talenta Terbaik\">Kesempatan Merekrut Talenta Terbaik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/pentingnya-employer-brading-perusahaan\/#Meningkatkan_Retention_dan_Menurunkan_Turnover_Rate_Perusahaan\" title=\"Meningkatkan Retention dan Menurunkan Turnover Rate Perusahaan\">Meningkatkan Retention dan Menurunkan Turnover Rate Perusahaan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/pentingnya-employer-brading-perusahaan\/#Mengurangi_Biaya_Perekrutan\" title=\"Mengurangi Biaya Perekrutan\">Mengurangi Biaya Perekrutan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membangun_Reputasi_Perusahaan\"><\/span><b>Membangun Reputasi Perusahaan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kegiatan yang pada dasarnya dilakukan untuk membangun citra perusahaan sebagai tempat yang ideal untuk bekerja (<\/span><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/business\/talent\/blog\/talent-acquisition\/employer-branding\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">LinkedIn, 2023<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Tentunya, dengan kegiatan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> employer branding,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> citra yang ingin dibangun adalah citra positif yang akan mendukung reputasi perusahaan. Menurut survei oleh LinkedIn tahun 2022, 84% calon karyawan akan lebih cenderung melamar pekerjaan di perusahaan yang memiliki reputasi baik. Gallup juga melakukan survei yang menunjukan lebih dari 70% profesional yang tidak aktif mencari pekerjaan, menunjukkan minat yang besar untuk bergabung dengan perusahaan yang memiliki citra positif. Hal ini menandakan bahwa bukan hanya para pencari kerja, tetapi juga para talenta berpotensi yang sudah bekerja, tertarik pada perusahaan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kuat.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peningkatan_Engagement_dan_Produktivitas_Karyawan\"><\/span><b>Peningkatan<\/b><b><i> Engagement<\/i><\/b><b> dan Produktivitas Karyawan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika suatu perusahaan memiliki identitas dan budaya yang kuat, para karyawan merasa lebih terhubung dan termotivasi. Menurut Gallup, perusahaan yang memiliki tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi cenderung memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi dan absensi yang lebih rendah. Artikel yang diterbitkan oleh Forbes pada 2022 juga menyebutkan bahwa karyawan yang bahagia dengan perusahaan tempat mereka bekerja mengalami peningkatan produktivitas sebanyak 25%, dibandingkan yang tidak puas dengan perusahaannya.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesempatan_Merekrut_Talenta_Terbaik\"><\/span><b>Kesempatan Merekrut Talenta Terbaik<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mempunyai citra perusahaan yang kuat dari kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat menarik minat para calon karyawan dengan lebih mudah. Hal ini dibuktikan oleh beberapa studi, diantaranya studi yang dilakukan oleh Glassdoor, sebanyak 69% karyawan lebih condong untuk menerima tawaran pekerjaan dari perusahaan yang memiliki reputasi baik sebagai tempat kerja. Juga menurut artikel yang diterbitkan Hubspot pada 2023, 88% calon karyawan menyatakan bahwa mereka tidak akan melamar ke perusahaan dengan citra yang buruk.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meningkatkan_Retention_dan_Menurunkan_Turnover_Rate_Perusahaan\"><\/span><b>Meningkatkan <\/b><b><i>Retention<\/i><\/b><b> dan Menurunkan <\/b><b><i>Turnover Rate<\/i><\/b><b> Perusahaan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karyawan yang merasa terhubung dengan budaya dan nilai-nilai perusahaan mereka cenderung tinggal lebih lama. Menurut survei oleh LinkedIn, menunjukan bahwa karyawan yang bekerja pada perusahaan yang memiliki citra sebagai tempat kerja yang baik, bertahan lebih lama (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">retention rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) di perusahaan tersebut hingga 38%, dan menurut laporan yang diterbitkan oleh Harvard Business Review, perusahaan dengan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang baik juga memiliki tingkat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">turnover rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karyawan yang lebih rendah. Memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">retention rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">turnover rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karyawan yang rendah dapat menciptakan lingkungan yang lebih stabil, produktif, dan efisien dalam perusahaan<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengurangi_Biaya_Perekrutan\"><\/span><b>Mengurangi Biaya Perekrutan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengaktivasi kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat mengurangi biaya rekrutmen. Ini dikarenakan perusahaan mampu menarik calon karyawan yang telah memahami budaya dan nilai-nilai perusahaan. Dengan demikian, risiko merekrut kandidat yang tidak sesuai atau yang merasa tidak cocok dengan lingkungan perusahaan dapat berkurang, serta waktu yang diperlukan untuk proses rekrutmen pun dapat diminimalkan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kuat juga dapat mengurangi kebutuhan untuk pemasangan iklan lowongan pekerjaanmelalui pihak ketiga atau eksternal dikarenakan para talenta yang tertarik dengan nilai perusahaan akan datang dengan sendirinya. Bahkan menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.thehumancapitalhub.com\/articles\/employer-branding-here-is-why-it-matters-for-your-business\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">The Human Capital Hub<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> biaya perekrutan ini bisa berkurang hingga setengahnya. Laporan dari Harvard Business Review juga menunjukan bahwa perusahaan dengan citra yang negatif membutuhkan biaya 10% lebih untuk melakukan perekrutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Poin-poin diatas hanya menjelaskan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan jika melakukan aktivasi kegiatan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Penting untuk diingat bahwa hasil dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat bervariasi tergantung pada industri, ukuran perusahaan, dan strategi yang diimplementasikan. Sehingga, sangat penting untuk mengetahui tentang perusahaan Anda dan apa yang perusahaan butuhkan saat membuat strategi employer branding yang paling sesuai untuk mencapai hasil yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, setelah memahami alasan dan manfaat yang bisa perusahaan Anda dapatkan, berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum membuat strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang paling sesuai bagi perusahaan Anda.<\/span><\/p>\n<p><strong>Langkah 1: Identifikasi dan Pahami<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pahami visi-misi perusahaan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employee value proposition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (EVP) yang dimiliki perusahaan. Karakter apa yang ingin ditunjukkan perusahaan kepada kandidat dan pekerja? Apa saja sisi yang ingin diperlihatkan perusahaan kepada kandidat dan pekerja dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Dengan memahami perusahaan secara lebih mendalam terlebih dahulu, Anda dapat mengidentifikasi nilai-nilai kunci yang dapat ditekankan dan membedakan perusahaan Anda dari yang lain.<\/span><\/p>\n<p><b>Langkah 2: Susun Strategi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami lebih dalam tentang visi,misi, serta EVP perusahaan Anda. Anda juga harus mengetahui tentang apa tujuan yang ingin dicapai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Apa platform yang ingin digunakan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Hasil apa yang diinginkan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Setelah mengetahuinya, susunlah strategi yang dirasa paling sesuai dan akan memberikan hasil yang diinginkan. Pertimbangkan dengan matang sebelum melakukan eksekusi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tersebut.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Langkah 3: Story Telling <\/i><\/b><b>yang Kuat<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya cerita dan bagaimana perusahaan bercerita dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menentukan reaksi kandidat dan pekerja nantinya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Story telling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> harus dapat memberikan dorongan psikologis kepada kandidat dan pekerja untuk menciptakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kuat.<\/span><\/p>\n<p><b>Langkah 4: Evaluasi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Evaluasi setiap kegiatan atau program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dibuat agar perusahaan mengetahui sampai mana efektivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berdampak untuk perusahaan. Mulai evaluasi dari tahap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">attraction, retention<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang terbangun serta terbentuk dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan yang dapat berhasil dalam membangun citra yang positif sebagai tempat bekerja, tentunya dapat memimpin dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">talent war,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baik dalam menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Oleh karena itu, sudah saatnya bagi perusahaan-perusahaan yang masih belum memulai dan menyadari pentingnya<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mengambil tindakan untuk memenangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">talent war.<\/span><\/i><\/p>\n<p><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda merasa bingung tentang langkah awal untuk memulai aktivasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> perusahaan Anda, kami dapat membantu Anda dengan membuat strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">employer branding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang paling sesuai dan pendekatan yang paling menarik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Konsultasikan pada kami secara gratis melalui <\/span><a href=\"mailto:employerbranding@kalibrr.com\"><span style=\"font-weight: 400;\">employerbranding@kalibrr.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Atau klik tombol berikut untuk <a href=\"https:\/\/employerbranding.kalibrr.com\/contact-us\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menghubungi kami<\/a>.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam era kompetitif saat ini, perusahaan tidak bisa hanya berdiam diri menunggu para calon karyawan melirik dan melamar lowongan yang dibuka olehnya. Dahulu, mungkin hanya dengan mengandalkan reputasi brand atau peluang karir yang ditawarkan, dapat menjadi daya tarik bagi calon karyawan. Namun, sekarang, para rekruter juga harus mulai melakukan peran aktif untuk dapat menarik para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":17843,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[192],"tags":[38,183],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9033"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9033\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}