{"id":9922,"date":"2019-09-25T13:22:37","date_gmt":"2019-09-25T13:22:37","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9922"},"modified":"2022-11-24T14:22:56","modified_gmt":"2022-11-24T07:22:56","slug":"strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan","title":{"rendered":"7 Strategi Employer Branding Menggunakan Story Telling yang Menginspirasi dan Membangun Kedekatan"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Seringkali perusahaan terjebak menggunakan strategi <em>employer branding<\/em> melalui media blog saja dan inipun dilakukan hanya ketika ada kesempatan. Hal ini berdampak pada kurang berhasilnya strategi <em>employer branding<\/em> yang coba dibangun.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Banyak perusahaan telah mengakui adanya manfaat yang didapat dengan mengimplementasikan employer branding.\u00a0 Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Monster Research dan <em>Human Capital Media Research Group<\/em> didapatkan hasil yang menyebutkan bahwa perusahaan akan meningkatkan anggaran untuk <em>employer branding<\/em> hingga 50% di setiap tahunnya.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Lalu bagaimana cara memulainya? Kami telah mengumpulkan 7 contoh perusahaan dengan strategi <em>employer branding<\/em> yang memukau dan bisa menjadi inspirasi. Contoh-contoh berikut menunjukkan bagaimana cara <em><a href=\"\/blog\/story-telling-apakah-benar-storytelling-merupakan-senjata-terampuh-dalam-employer\">Story Telling<\/a> <\/em>digunakan untuk menarik perhatian kandidat yang ingin bekerja di perusahaan.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan karyawan mereka dan memberikan testimoni nyata mengenai lingkungan dan situasi kerja di sana sebagai bagian dari <em>employer branding campaign.<\/em> Hal ini membuat kandidat yang ingin bekerja di perusahaan tersebut bisa membayangkan bagaimana rasanya seandainya merekalah yang berada di sana.\u00a0 Menggunakan media sosial perusahaan tersebut juga dengan efektif meningkatkan cakupan brandnya dan meningkatkan engagement dengan <em>job seeker<\/em><\/p>\n<ol>\n<li dir=\"ltr\">\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan\/#Campaign_dari_Accenture_Inclusion_Start_with_I\" title=\"Campaign dari Accenture #Inclusion Start with I.\">Campaign dari Accenture #Inclusion Start with I.<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan\/#Proyek_One_Mission_Bookingcom\" title=\"Proyek \u201cOne Mission\u201d Booking.com\">Proyek \u201cOne Mission\u201d Booking.com<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan\/#Microsoft_Life_Blog_dan_Instagram\" title=\"Microsoft Life Blog dan Instagram\">Microsoft Life Blog dan Instagram<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan\/#Salesforce_Ohana\" title=\"#Salesforce Ohana\">#Salesforce Ohana<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan\/#Cuti_Parental_Etsy\" title=\"Cuti \u201cParental\u201d Etsy\u00a0\">Cuti \u201cParental\u201d Etsy\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan\/#Situs_Karir_Twitter\" title=\"Situs Karir Twitter\">Situs Karir Twitter<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/strategi-employer-branding-menggunakan-story-telling-yang-menginspirasi-dan-membangun-kedekatan\/#Cerita_karir_Johnson_and_Johnson\" title=\"Cerita karir Johnson and Johnson\">Cerita karir Johnson and Johnson<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Campaign_dari_Accenture_Inclusion_Start_with_I\"><\/span><strong><em>Campaign<\/em> dari Accenture<em> <a href=\"https:\/\/www.accenture.com\/us-en\/about\/inclusion-diversity-index\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">#Inclusion Start with I.<\/a><\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Accenture sudah sejak lama melakukan transparansi dengan menunjukkan keberagaman karyawannya melalui video yang sangat menyentuh. Mereka juga membuat <em>hashtag (#) <\/em>yang dapat diikuti dan dibagikan ulang oleh karyawannya sebagai bagian dari strategi <em>employer branding<\/em> mereka.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Hasilnya, baik Diversity inc dan Fortune mengulas kampanye ini secara positif dan meningkatkan reputasi perusahaan sebagai <em>\u201cGreat Employer\u201d.\u00a0<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Apa yang bisa dipelajari : Transparansi dan kejujuran jika digunakan dengan tepat, dapat meningkatkan reputasi perusahaan. Selain itu, keberagaman merupakan hal yang sangat penting bagi kandidat untuk melamar di suatu perusahaan. Mengangkat isu tersebut secara positif dapat meningkatkan elektabilitas perusahaan bagi para pencari kerja.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h3 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proyek_One_Mission_Bookingcom\"><\/span><strong>Proyek <em><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=_jLx_Z8mV2g\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u201cOne Mission\u201d<\/a> <\/em>Booking.com<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Booking.com menantang karyawannya untuk mendokumentasikan liburan dan perjalanan mereka sebagai ide <em>employer branding. <\/em>Hasil dokumentasi ini kemudian dibuatkan sebagai video yang sangat inspiratif karena selaras dengan misi perusahaan yaitu \u201c<em>To empower people to experience the world\u201d.<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Kampanye budaya perusahaan melalui cara seperti ini menghasilkan jumlah video view yang sangat luar biasa hingga mencapai 5.5 juta kali. Selain itu menjadikan video ini sebagai strategi <em>employer branding <\/em>dapat meningkatkan ketertarikan kandidat untuk bekerja di perusahaan terutama untuk mereka yang berjiwa petualang.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Apa yang dapat dipelajari : Melibatkan aktivitas pribadi karyawan dalam membuat video yang inspiratif dan diselaraskan dengan misi perusahaan merupakan cara cerdas dan <em>cost effective <\/em>untuk menciptakan konten yang otentik dan efektif.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h3 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Microsoft_Life_Blog_dan_Instagram\"><\/span><strong>Microsoft Life <a href=\"https:\/\/news.microsoft.com\/life\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Blog<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/microsoftlife\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Instagram<\/a><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Microsoft merupakan brand yang sudah mempunyai sejarah panjang dalam Industri Teknologi. Hal ini dapat membuat mereka kesulitan untuk menarik perhatian kandidat milennial terutama yang berasal dari <em>emerging companies.<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Untuk mengantisipasi hal tersebut, microsoft mengeluarkan ide inovatif untuk employer branding mereka yang menonjolkan budaya perusahaan yang inklusif melalui kampanye <em>Microsoft Life<\/em>. Kampanye ini dilakukan melalui posting blog dan akun instagram mereka. Blog tersebut banyak ditulis oleh karyawan perusahaan dan menampilkan keunikan lingkungan kerja mereka.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Instagram Microsoft life saat ini sudah diikuti oleh lebih dari 100,000 akun dan banyak menampilkan aktivitas sehari-hari karyawan termasuk fasilitas-fasilitas dan kegiatan yang menarik di Microsoft.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Apa yang dapat dipelajari : Microsoft mempunyai masalah yang banyak juga dihadapi oleh perusahaan besar yaitu menarik perhatian kandidat muda yang ingin bekerja di perusahaan yang keren. Kampanye ini ditujukan untuk mengubah persepsi bahwa bekerja di perusahaan besar tidak selalu monoton melalui konten yang diunggah oleh karyawan mereka dan dipublikasikan melalui sosial media. Cara ini terbukti sebagai langkah <em>employer branding<\/em> yang efektif.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9955\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/02-Microsoft-Life-300x275.jpeg\" alt=\"Microsoft Life\" width=\"300\" height=\"275\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/02-Microsoft-Life-300x275.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/02-Microsoft-Life-1024x937.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/02-Microsoft-Life-768x703.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/02-Microsoft-Life.jpeg 1412w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h3 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Salesforce_Ohana\"><\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/salesforceohana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">#Salesforce <em>Ohana<\/em><\/a><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Salesforce identik dengan <em>Ohana<\/em> &#8211; bahasa Hawaii untuk Keluarga. Selayaknya orang tua yang bangga dengan anak-anaknya, Salesforce banyak membagikan foto dari anggota keluarga mereka, dalam hal ini karyawannya, saat melakukan kegiatan yang menarik dan menyenangkan melalui akun instagram mereka.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Akan tetapi apa yang dibagikan melalui akun instagram bukanlah hal yang paling menarik dari cara <em>employer branding<\/em> mereka. Yang menjadi inti kampanye <em>employer branding <\/em>SalesForce adalah tentang <em>employee engagement<\/em>. Karyawan Salesforce dijadikan sebagai<em> brand ambassador <\/em>yang siap membagikan aktivitas keseharian mereka di perusahaan melalui akun media sosial pribadi dengan menggunakan <em>hashtag <\/em>#SalesforceOhana.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Apa yang dapat dipelajari : Salesforce menggunakan karyawan menjadi <em>brand ambassador<\/em> sebagai bagian<a href=\"https:\/\/www.kalibrr.com\/blog\/story-telling-skill-hr\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> strategi employer branding <\/a>mereka.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h3 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cuti_Parental_Etsy\"><\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=i12JHVHXHKc&amp;feature=youtu.be\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cuti \u201cParental\u201d Etsy\u00a0<\/a><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Konten tentang rekrutmen sebaiknya tidak hanya sekedar menceritakan, tetapi juga menunjukkan nilai perusahaan melalui aksi nyata. Hal tersebut termasuk menunjukkan keuntungan dan benefit yang bisa dirasakan langsung oleh karyawannya. Inilah yang ditunjukkan oleh Etsy melalui kebijakan cuti <em>\u201cparental\u201d<\/em> mereka dalam salah satu konten kampanye <em>employer branding.<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Setelah perusahaan mengimplementasikan kebijakan 6.5 bulan cuti <em>\u201cparental\u201d <\/em>di 2016, Etsy meminta karyawannya untuk berbagi cerita dan menjelaskan tentang perbedaan yang mereka rasakan dalam kehidupan pribadi dan pekerjaan setelah mengambil cuti tersebut.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Apa yang dapat dipelajari : Ini adalah contoh yang sangat sempurna untuk menunjukkan nilai perusahaan dan langkah nyata yang telah diambil.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9953\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Etsy-300x146.jpeg\" alt=\"Etsy\" width=\"300\" height=\"146\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Etsy-300x146.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Etsy-1024x499.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Etsy-768x374.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Etsy.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h3 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Situs_Karir_Twitter\"><\/span><strong><a href=\"https:\/\/careers.twitter.com\/en.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Situs Karir Twitter<\/a><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Saat ini banyak profesional yang ingin mengetahui bagaimana mereka bisa selaras dengan organisasi perusahaan. Kenapa hal ini diperlukan? Karena mereka ingin mengetahui dampak apa yang bisa mereka berikan.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Twitter telah menyusun <em>website<\/em> karir mereka sedemikian rupa sehingga jika user menggulirkan website ke bawah, mereka tidak akan menemukan Job function selayaknya website karir lain seperti <em>Marketing, Human Resource, Product Development.<\/em> Malahan mereka menampilkan dampak apa yang bisa kandidat lakukan seperti <em>\u201cPromote The Business\u201d, \u201cKeep Us Running\u201d<\/em>, dan <em>\u201cBuild the Product\u201d.<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Apa yang dapat dipelajari : Twitter telah merubah website karir mereka menjadi lebih unik dan menarik untuk kandidat. Strategi <em>employer branding <\/em>ini sangat efektif meski belum dijumpai di perusahaan lain.<\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h3 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cerita_karir_Johnson_and_Johnson\"><\/span><strong>Cerita karir <a href=\"https:\/\/www.careers.jnj.com\/career-stories\/maria-duda-kertesz\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Johnson and Johnson<\/a><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Johnson&amp;Johnson dan General Motor memahami bahwa <a href=\"\/blog\/story-telling-apakah-benar-storytelling-merupakan-senjata-terampuh-dalam-employer\">strategi <em>employer branding<\/em> <\/a>dengan menggunakan cerita yang dibagikan oleh karyawan mereka dapat menjadi alasan kuat untuk bergabung di perusahaan.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Situs Johnson&amp;Johnson tidak hanya menunjukkan jenjang karir karyawan tapi juga menjelaskannya menggunakan pendekatan visual yang menarik dan sangat mudah dipahami.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Menggunakan pendekatan yang sama, General Motor menggunakan video karyawannya untuk meningkatkan <em>engagement. <\/em>Karyawan General Motor membagikan aktivitas sehari-hari, mendiskusikan perkembangan profesional mereka, dan menjelaskan apa yang mereka kerjakan &#8211; cara yang sangat efektif untuk membuat kandidat membayangkan diri mereka bekerja di sana.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Apa yang dapat dipelajari : Cerita mengenai karyawan merupakan langkah <em>employer branding<\/em> yang efektif. Cerita yang digunakan oleh Johnson&amp;johnson dan General Motor merupakan contoh sukses implementasi strategi <em>employer branding<\/em> melalui <em>story telling.<\/em><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9951\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/03-Johnson-288x300.jpeg\" alt=\"Johnson\" width=\"288\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/03-Johnson-288x300.jpeg 288w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/03-Johnson-982x1024.jpeg 982w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/03-Johnson-768x801.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/03-Johnson.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 288px) 100vw, 288px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Untuk membuat kampanye <em>employer branding<\/em> efektif, gunakan kombinasi berbagai macam konten seperti video, infografis, dan sebagainya. Kreativitas adalah kunci dalam menerapkan employer branding yang efektif.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Kalibrr sebagai penyedia layanan <em>end to end recruitment solution<\/em>, telah banyak membantu perusahaan besar dalam meningkatkan <em>employer brand mereka<\/em>. Menggunakan pendekatan yang terstruktur dan sistematis, Kalibrr memastikan bahwa hasil yang diharapkan akan dapat tercapai secara <em>cost efektif.\u00a0<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Ingin mengetahui lebih lanjut? Hubungi kami untuk konsultasi strategi employer branding dengan gratis<\/p>\n<h1 class=\"text-align-center\" dir=\"ltr\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9900\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/CTA-Blog-B2B-300x79.png\" alt=\"CTA-Blog-B2B\" width=\"300\" height=\"79\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/CTA-Blog-B2B-300x79.png 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/CTA-Blog-B2B-1024x269.png 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/CTA-Blog-B2B-768x202.png 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/CTA-Blog-B2B.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/h1>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seringkali perusahaan terjebak menggunakan strategi employer branding melalui media blog saja dan inipun dilakukan hanya ketika ada kesempatan. Hal ini berdampak pada kurang berhasilnya strategi employer branding yang coba dibangun. Banyak perusahaan telah mengakui adanya manfaat yang didapat dengan mengimplementasikan employer branding.\u00a0 Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Monster Research dan Human Capital Media Research Group [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9957,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[164],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9922"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9922"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9922\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}