{"id":9968,"date":"2019-11-19T07:37:36","date_gmt":"2019-11-19T07:37:36","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9968"},"modified":"2022-10-19T04:55:00","modified_gmt":"2022-10-19T04:55:00","slug":"mengurangi-bias-dengan-teknologi-ai-dalam-recruitment-4-0","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/mengurangi-bias-dengan-teknologi-ai-dalam-recruitment-4-0","title":{"rendered":"Mengurangi \u201cBias\u201d dengan Teknologi AI dalam Recruitment 4.0"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-align-justify\">Bias manusia yang sering terjadi dalam proses <em>recruitment\u00a0<\/em>tanpa sadar membuat <em>recruitment\u00a0<\/em>menjadi tidak adil. Sebelum melakukan proses <em>interview<\/em>, biasanya dilakukan <em>screening <\/em>CV dan <em>resume<\/em> kandidat yang melamar. Sejumlah penelitian menunjukkan proses ini mengarah ke bias yang signifikan terhadap perempuan, minoritas, dan pekerja dengan umur yang lebih tua.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Platform <em>candidate sourcing<\/em> seperti Kalibrr, Linkedin sudah sedemikian suskesnya, sehingga rata-rata terdapat 250 <em>job seekers <\/em>yang melamar untuk setiap posisi yang terbuka. Proses seperti ini jelas saja tidak bisa ditangani secara manual. Jadi, perekrut membatasi peninjauan mereka hanya terhadap 10% hingga 20% dari jumlah pelamar yang menurut mereka akan sangat menjanjikan. Biasanya peninjauan ini didasarkan pada lulusan universitas terkemuka, atau pelamar yang berasal dari industri sejenis. Tapi biasanya peninjauan berdasar kriteria tersebut sangat berpotensi terjadi bias. Namun sekarang, hal ini bisa dihindari dengan hadirnya teknologi AI.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">AI\u00a0(<em>Artifical Intelligence<\/em>) berfungsi untuk mencocokkan dan menyediakan profil kandidat dari berbagai sumber <em>talent pool<\/em> yang ada dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, AI\u00a0juga berperan untuk menyaring setiap lamaran yang masuk dengan melihat dan mempelajari keterampilan para kandidat, kemudian setiap kandidat akan direkomendasikan ke lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan mereka tersebut sehingga mengurangi terjadinya bias dalam proses <em>recruitment<\/em>.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">AI memegang janji terbesar untuk menghilangkan bias dalam proses <em>recruitment\u00a0<\/em>karena dua alasan utama, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li dir=\"ltr\">\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/mengurangi-bias-dengan-teknologi-ai-dalam-recruitment-4-0\/#AI_dapat_menghilangkan_bias_yang_tanpa_disadari_sering_dilakukan_oleh_manusia\" title=\"AI\u00a0dapat menghilangkan bias yang tanpa disadari sering dilakukan oleh manusia.\">AI\u00a0dapat menghilangkan bias yang tanpa disadari sering dilakukan oleh manusia.<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/mengurangi-bias-dengan-teknologi-ai-dalam-recruitment-4-0\/#AI_dapat_melakukan_penilaian_secara_menyeluruh_dan_mengerucutkan_kandidat_otomatis_sesuai_dengan_kualifikasi_yang_dicantumkan\" title=\"AI\u00a0dapat melakukan penilaian secara menyeluruh dan mengerucutkan kandidat otomatis sesuai dengan kualifikasi yang dicantumkan.\">AI\u00a0dapat melakukan penilaian secara menyeluruh dan mengerucutkan kandidat otomatis sesuai dengan kualifikasi yang dicantumkan.<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/mengurangi-bias-dengan-teknologi-ai-dalam-recruitment-4-0\/#AI_dalam_Recruitment_40\" title=\"AI\u00a0dalam Recruitment 4.0\">AI\u00a0dalam Recruitment 4.0<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\" role=\"presentation\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"AI_dapat_menghilangkan_bias_yang_tanpa_disadari_sering_dilakukan_oleh_manusia\"><\/span><strong>AI\u00a0dapat menghilangkan bias yang tanpa disadari sering dilakukan oleh manusia.<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Kelebihan AI\u00a0adalah rekruter dapat mendesainnya untuk memenuhi spesifikasi tertentu yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Salah satu prinsip utama AI\u00a0adalah bahwa AI\u00a0harus dirancang sehingga dapat diaudit dan bias yang ditemukan di dalamnya dapat dihilangkan. Audit AI\u00a0harus berfungsi seperti halnya pengujian keselamatan mobil baru sebelum seseorang mengendarainya. Jika standar tidak terpenuhi, teknologi yang rusak harus diperbaiki sebelum diizinkan diproduksi.<\/p>\n<ul>\n<li dir=\"ltr\">\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\" role=\"presentation\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"AI_dapat_melakukan_penilaian_secara_menyeluruh_dan_mengerucutkan_kandidat_otomatis_sesuai_dengan_kualifikasi_yang_dicantumkan\"><\/span><strong>AI\u00a0dapat melakukan penilaian secara menyeluruh dan mengerucutkan kandidat otomatis sesuai dengan kualifikasi yang dicantumkan.<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Sangat mengejutkan bahwa perusahaan saat ini tanpa malu-malu mengakui bahwa hanya sebagian kecil dari jutaan pelamar yang mendaftar yang mendapatkan kesempatan untuk ditinjau.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Semakin berkembangnya zaman dan teknologi, para <em>recruiter\u00a0<\/em>sebaiknya perlu memperbarui teknik <em>recruitment\u00a0<\/em>untuk benar-benar mendorong kesempatan yang sama untuk setiap kandidat yang mendaftar. Dengan adanya kehadiran teknologi AI, hal ini bisa diwujudkan dengan mudah. Secara tidak langsung, peran AI\u00a0berpotensi mengurangi segala bentuk pengeluaran dan kerugian yang diakibatkan oleh salah rekrut, baik kerugian dalam hal waktu, materiil, maupun immaterial.<\/p>\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"AI_dalam_Recruitment_40\"><\/span><strong>AI\u00a0dalam <em>Recruitment 4.0<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/35.234.31.133\/sites\/default\/files\/inline-images\/Al%20dalam%20Recruitment%204.0.jpg\" alt=\"mengurangi bias rekrutmen\" width=\"850\" height=\"445\" data-align=\"center\" data-entity-type=\"file\" data-entity-uuid=\"d9522686-2a9a-45df-8f9b-299a66e5e944\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Sulit rasanya untuk menghilangkan bias manusia, tetapi sangat mungkin untuk mengidentifikasi dan memperbaiki bias dengan menggunakan teknologi AI. AI\u00a0di <em>Recruitment 4.0<\/em> berfungsi untuk mencocokkan dan menyediakan profil kandidat dari berbagai sumber <em>talent pool<\/em> yang ada dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu AI\u00a0juga berperan untuk menyaring setiap lamaran yang masuk dengan melihat dan mempelajari keterampilan para kandidat, kemudian setiap kandidat akan direkomendasikan ke lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan mereka tersebut.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Dengan menggunakan teknologi AI, <em>recruiter\u00a0<\/em>tidak perlu lagi bersusah payah untuk menyaring setiap kandidat secara manual. Selain bisa menghemat waktu, ini bisa membantu menyaring kandidat dengan lebih akurat.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Kalibrr adalah salah satu platform <em>Recruitment 4.0<\/em> yang telah menggunakan teknologi AI\u00a0tersebut. <em>Advance technology<\/em> AI\u00a0Kalibrr disini membantu menyaring dan merekomendasikan daftar-daftar kandidat dengan keterampilan, pengalaman, dan preferensi yang sesuai dengan kebutuhan <em>recruiter<\/em>.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Teknologi ini sangat membantu mempersingkat waktu dalam menyortir dan menemukan kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain mempersingkat waktu, mereka juga merasa konsep ini membantu mereka dalam menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dengan mudah. Selain itu, masih ada fitur-fitur Kalibrr lainnya yang akan lebih memudahkan para <em>recruiter\u00a0<\/em>saat melakukan proses <em>recruitment\u00a0<\/em>sehingga proses ini bisa menjadi lebih efektif dan efisien.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.kalibrr.com\/contactus\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/35.234.31.133\/sites\/default\/files\/inline-images\/02%20CTA%20blog_0_9.jpg\" alt=\"cta\" width=\"850\" height=\"223\" data-align=\"center\" data-entity-type=\"file\" data-entity-uuid=\"69f22a17-68ea-4d61-89a9-d90859e60629\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bias manusia yang sering terjadi dalam proses recruitment\u00a0tanpa sadar membuat recruitment\u00a0menjadi tidak adil. Sebelum melakukan proses interview, biasanya dilakukan screening CV dan resume kandidat yang melamar. Sejumlah penelitian menunjukkan proses ini mengarah ke bias yang signifikan terhadap perempuan, minoritas, dan pekerja dengan umur yang lebih tua. &nbsp; Platform candidate sourcing seperti Kalibrr, Linkedin sudah sedemikian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9983,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9968"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9968"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9968\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9983"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}