{"id":10125,"date":"2019-11-01T09:23:42","date_gmt":"2019-11-01T09:23:42","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=10125"},"modified":"2022-11-24T13:42:56","modified_gmt":"2022-11-24T06:42:56","slug":"masa-depan-recruitment-seperti-apa-jadinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/masa-depan-recruitment-seperti-apa-jadinya","title":{"rendered":"Masa Depan Recruitment, Seperti Apa Jadinya?"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400\">Melihat perkembangan teknologi yang semakin maju, tentunya akan membawa perubahan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah dalam bidang <em>recruitment<\/em>. Dapat dirasakan juga dengan jelas perubahan yang terjadi dengan melihat perubahaan dari <em>Recruitment 1.0<\/em> hingga <em>Recruitment 4.0<\/em>. Ini saat yang tepat untuk mundur sejenak dan melihat-lihat bagaimana perubahan dan perkembangan dari <em>recruitment industry.<\/em><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Mampu mempekerjakan dan mengembangkan top talent selalu menjadi salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan perusahaan.\u00a0Namun, bagaimana untuk menemukan top talent ini masih terbilang sebagai hal yang menantang.\u00a0<em>Job boards<\/em> dan email yang tidak ditargetkan untuk kandidat tertentu mungkin cocok untuk posisi <em>entry level<\/em>, tetapi jika Anda ingin mendapatkan talenta dengan kemampuan yang lebih mumpuni, Anda memerlukan pendekatan baru: fokus pada keterlibatan kandidat. Maka dari itu, diperlukan beberapa cara untuk dapat menarik kandidat aktif maupun pasif.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/masa-depan-recruitment-seperti-apa-jadinya\/#Menarik_kandidat_yang_pasif\" title=\" Menarik kandidat yang pasif\"> Menarik kandidat yang pasif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/masa-depan-recruitment-seperti-apa-jadinya\/#The_Importance_Of_Engagement\" title=\"The Importance Of Engagement\">The Importance Of Engagement<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/masa-depan-recruitment-seperti-apa-jadinya\/#Kesalahan_yang_harus_dihindari\" title=\"Kesalahan yang harus dihindari\">Kesalahan yang harus dihindari<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menarik_kandidat_yang_pasif\"><\/span><b><strong> Menarik kandidat yang pasif<\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400\">Jika Anda ingin mengubah kandidat pasif menjadi kandidat potensial untuk di-<em>hire <\/em>ke perusahaan, Anda harus memberi insentif dengan membuka kontak antara perusahaan Anda dengan kandidat. Ini adalah salah satu cara untuk membina hubungan dengan para kandidat pasif. Kandidat pasif bukanlah orang-orang yang tertarik dengan informasi mengenai lowongan pekerjaan, karena mereka cenderung hanya melihat-lihat. Jadi, Anda perlu memikirkan alasan agar mereka mau terbuka dan saling bertukar informasi dengan Anda.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Ada beberapa cara untuk menarik kandidat pasif. Salah satunya adalah dengan melakukan pendekatan secara langsung, salah satunya yaitu <em>invite <\/em>mereka untuk bergabung dengan perusahaan Anda. Seperti fitur yang tersedia di website Kalibrr, Anda bisa langsung menyaring kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan melalui <em>resume search<\/em> yang sifatnya <em>unlimited<\/em>. Melalui <em>resume search <\/em>ini, akan lebih mudah untuk Anda menemukan <em>top talent<\/em> yang memenuhi kualifikasi perusahaan Anda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Selain itu menggunakan fitur <em>unlimited invite<\/em> <em>and unlimited messaging<\/em> yang dan terintegrasi dengan <em>mobile phone text messaging<\/em> yang tersedia di Kalibrr sangat membantu membuka komunikasi dengan kandidat pasif yang berkualitas untuk bergabung dengan perusahaan Anda.\u00a0Selain beberapa hal yang disebut diatas ada beberapa cara lain untuk menarik kandidat pasif. Ini lah beberapa cara efektif untuk melakukannya:<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400\">\n<li><em>Non-applications or CTAs<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400\">Menurut Matt Charney, 43% kandidat menghabiskan rata-rata 30 menit atau lebih<em> tracking jobs<\/em> di aplikasi <em>job boards<\/em> atau <em>job portal<\/em>. 10% lainnya menghabiskan lebih dari 1 jam atau lebih! Hal ini terbilang luar biasa, terutama ketika kita memikirkan seberapa banyak kandidat pasif yang belum yakin apakah mereka ingin mendaftar terlebih dahulu atau tidak.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Untuk menarik kandidat pasif tersebut, Anda mungkin memerlukan pendekatan yang lebih sederhana, seperti membuka lowongan di acara <em>job fair<\/em>. Anda dapat menambahkan formulir untuk diisi atau langsung mengajak kandidat mengunjungi website perusahaan sebelum mendaftar.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Hal lain yang dapat dilakukan adalah membuka pola rekrutmen yang unik dan menarik seperti yang pernah dilakukan oleh Kalibrr bersama dengan beberapa klien seperti Apple. Untuk mengisi posisi lowong <em>engineer<\/em> di Apple, Kalibrr menggunakan pendekatan rekrutmen berbasis kompetisi. Cara ini terbukti efektif\u00a0 menarik minat kandidat pasif untuk ikut berpartisipasi di dalam kompetisi tersebut dan pada akhirnya dapat direkrut menjadi karyawan Apple.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Beberapa pendekatan tersebut akan menarik bagi orang-orang yang lebih tertarik dengan pendekatan langsung seperti ini.<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400\">\n<li><em>Making talent communities worthwhile<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400\">Ada banyak pembicaraan tentang <em>talent community<\/em> di web saat ini, dan mengapa tidak? Ada berbagai manfaat yang datang bersama dengan membangun <em>talent community<\/em>, termasuk kemampuan untuk mengisi posisi lowong lebih cepat dan sukses. Cara utama seseorang bisa jadi bagian dari <em>talent community<\/em> adalah melalui proses lamaran kerja regular. Meskipun sebagian besar pelamar dipekerjakan atau ditolak karena alasan tertentu, selalu ada beberapa kandidat yang jatuh ke wilayah abu-abu dan dapat dicakup oleh <em>talent community<\/em> perusahaan Anda.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Contohnya disini adalah ketika Anda memberi tahu kandidat bahwa meskipun mereka telah ditolak untuk posisi yang mereka lamar, Anda merasa terkesan dengan <em>resume <\/em>mereka dan ingin menambahkan mereka ke <em>talent community<\/em> Anda untuk dipertimbangkan di\u00a0kesempatan berikutnya. Ketika seseorang sudah bergabung di <em>talent community<\/em>, penting bagi Anda untuk berinteraksi dengan mereka. Membangun hubungan dengan melakukan komunikasi secara teratur adalah bagian dari prosesnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"font-weight: 400\">\n<li><em>Conversations and interactions<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400\">Tawarkan kesempatan kepada kandidat untuk berbicara dengan tim atau berinteraksi dengan perusahaan Anda. Dengan cara ini, Anda bisa melibatkan kandidat dan membangun koneksi dengan mereka. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk hal ini seperti memulai obrolan di akun media social seperti Twitter, Instagram, Google Hangout, dan lainnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Selain itu, hal ini juga bisa dilakukan dengan membuat <em>event <\/em>yang ditujukkan untuk membangun hubungan dengan kandidat aktif maupun pasif. Dengan cara ini, komunikasi dan interaksi antara perusahaan dengan para kandidat akan terbentuk. Kandidat pun akan mendapatkan <em>insight <\/em>tentang perusahaan yang mungkin akan membuat mereka tertarik untuk mengisi posisi lowong di perusahaan Anda.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Salah satu <em>event <\/em>yang dapat dilakukan untuk lebih meningkatkan minat kandidat bekerja di perusahaan adalah <em>Company Visit<\/em> seperti yang telah dilakukan Kalibrr bersama dengan beberapa perusahaan. Menggunakan <em>tagline &#8220;<\/em>BRRTAMU&#8221;, Kalibrr mengundang mahasiswa dan profesional baik yang sedang aktif mencari kerja ataupun tidak untuk berkunjung ke salah satu perusahaan rekanan seperti Gojek, DANA, Shopee. Di sana, peserta tidak hanya melihat fasilitas kantor tetapi juga dapat melihat secara langsung keseharian bekerja di perusahaan tersebut dan berinteraksi langsung dengan karyawannya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"The_Importance_Of_Engagement\"><\/span><em>The Importance Of Engagement<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400\">Keterlibatan kandidat sangat penting dalam proses <em>recruitment<\/em>. Perusahaan di zaman sekarang dapat melakukan pendekatan dengan para kandidat sebelum mengajak mereka untuk bergabung ke perusahaannya. Cara ini dipercaya jauh lebih efektif. Jika mengibaratkan kandidat sebagai pelanggan, pelanggan akan secara alami lebih siap membeli ketika mereka sudah memiliki hubungan dengan penjualnya. Tentu saja, akan menambah nilai <em>plus <\/em>ketika penjual tersebut meninggalkan kesan positif untuk mereka.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Inilah sebabnya, akan lebih baik untuk praktisi HR melakukan pendekatan dan melibatkan para kandidat agar mereka bisa lebih aktif dalam proses <em>recruitment<\/em>. Mengoptimalkan pemanfaatan fitur <em>job portal<\/em>seperti Kalibrr juga mampu membantu membangun hubungan ini. Kalibrr memiliki fitur <em>message <\/em>yang bisa membantu terjalinnya hubungan antara <em>recruiter <\/em>dan para kandidat yang mendaftar. Dengan fitur <em>message <\/em>ini, <em>recruiter <\/em>bisa meninggalkan kesan positif kepada kandidat dan begitu pula sebaliknya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">\n<ol start=\"3\">\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_yang_harus_dihindari\"><\/span>Kesalahan yang harus dihindari<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400\">Satu kesalahan yang dilakukan kebanyakan perusahaan adalah ketika mereka memikirkan <em>lead nurture<\/em>, melupakan kandidat-kandidat yang sudah mendaftar sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, perusahaan akan mengumpulkan basis data besar yang diisi oleh ribuan kandidat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Tidak jarang ada kandidat yang mungkin kurang cocok dengan kebutuhan perusahaan ketika pertama kali melamar. Tetapi, mereka punya waktu untuk mengembangkan keterampilan dan mencari lebih banyak pengalaman di tempat lain. Maka disaat mereka melamar di lain kesempatan, jangan menilai mereka seperti yang dulu dan cobalah untuk memberinya kesempatan. Siapa tahu, setelah kandidat mengembangkan diri, mereka bisa menjadi karyawan yang cocok untuk perusahaan Anda.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Baik Anda memilih untuk menggunakan <em>platform job portal<\/em> atau tidak, penting bagi Anda untuk mulai berpikir aktif tentang keterlibatan, membangun saluran perekrutan, dan terhubung kembali dengan pelamar sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">\n<p style=\"font-weight: 400\">Untuk menyebutkan hal-hal di atas sebagai \u2018masa depan\u2019 dari recruitment, tentunya belum ada hal akurat yang bisa memastikan hal tersebut. Kuncinya kembali lagi ada di tangan perusahaan itu sendiri. Namun, jelas adanya jurang pemisah antara perusahaan-perusahaan yang ingin maju berdampingan dengan perkembangan teknologi yang juga memajukan proses <em>recruitment<\/em>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400\">Pada akhirnya, peran perusahaanlah yang menjadi penentu proses <em>recruitment <\/em>di perusahaannya sendiri. Kalibrr hadir untuk membantu proses <em>recruitment <\/em>menjadi lebih efektif dan efisien. Melalui ulasan di atas, dapat dilhat bahwa fitur-fitur yang tersedia di Kalibrr dapat meningkatkan <em>recruitment <\/em>dan membantu membangun <em>engagement <\/em>yang lebih efektif antara <em>recruiter <\/em>dengan kandidat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melihat perkembangan teknologi yang semakin maju, tentunya akan membawa perubahan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah dalam bidang recruitment. Dapat dirasakan juga dengan jelas perubahan yang terjadi dengan melihat perubahaan dari Recruitment 1.0 hingga Recruitment 4.0. Ini saat yang tepat untuk mundur sejenak dan melihat-lihat bagaimana perubahan dan perkembangan dari recruitment industry. Mampu mempekerjakan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":10126,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[155],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10125"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10125\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}