{"id":11366,"date":"2019-03-06T19:42:39","date_gmt":"2019-03-06T19:42:39","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=11366"},"modified":"2022-11-24T13:42:56","modified_gmt":"2022-11-24T06:42:56","slug":"kalibrr-x-alsa-berkarir-secara-legal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kalibrr-x-alsa-berkarir-secara-legal","title":{"rendered":"Kalibrr x ALSA: Berkarir Secara Legal"},"content":{"rendered":"<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Bicara hukum, tidak selalu terbatas pada ranah kriminal saja. Bicara hukum berarti kita bicara tentang keseharian kita juga, loh. Kesempatan karirnya pun juga tidak sempit; maka dari itu, Asian Law Student Association (ALSA) Chapter Indonesia ingin mengenalkan kepada sesama sahabat-sahabat yang masih bersekolah hukum untuk melihat, kira-kira karir seperti apa yang bisa digeluti selepas lulus kuliah nanti. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Pada sesi pertama, kami berbicara dengan <b>Bagus Wicaksono Ruswandi, S.H<\/b>, seorang Associate dari Allen &amp; Overy, dan <b>Irdinta Nurhabsari, S.H<\/b>, selaku Junior Associate dari Siregar Setiawan Manalu Partnership. Bagus berfokus pada kegiatan <i>Merger &amp; Acquisition<\/i> (M&amp;A) sementara Irdinta lebih berfokus pada Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">&#8220;Dalam Allen &amp; Overy, ada beberapa divisi dengan sub-spesialisnya sendiri. Mulai dari <\/span><\/i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">International Capital Market <i>untuk mengurusi saham multinasional, <\/i>Merger &amp; Acquisition<i>, <\/i>Corporate Banking &amp; Finance <i>untuk proses investasi dan <\/i>financing <i>ukuran besar seperti pembangunan infrastuktur dan tambang.\u201d<\/i> jelas Bagus, saat berbincang-bincang di hadapan partisipan mengenai karir di bidang hukum. <i>\u201cNamun firma kami lebih banyak memberikan konsultasi <\/i>legal <i>untuk bidang swasta.\u201d<\/i><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Inti pekerjaan dari seorang <i>junior associate, <\/i>yang merupakan <i>entry-level <\/i>dalam firma hukum secara umum bermula di bagian Advisory. Pekerjaan utama Advisory akan mendukung <i>riset <\/i>yang nantinya dibantu oleh bagian <i>trainee <\/i>dan <i>intern<\/i>. Riset yang dilakukan adalah mencari regulasi spesifik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan oleh klien. Selanjutnya ada <i>drafting; <\/i>mulai dari aplikasi form sampai dokumen transaksi, seorang <i>junior associate <\/i>harus dapat memberikan semua informasi untuk mendukung proses negosiasi. Dokumen negosiasi dan segala hal yang sifatnya komersial dilakukan oleh bagian <i>mid <\/i>hingga <i>senior<\/i>.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">\u201cBedanya kalau di firma besar seperti Bagus, dan firma yang lebih sederhana sepertiku, hanya dari jumlah orangnya. Semakin besar firmanya, maka semakin banyak <\/span><\/i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">case <i>yang dikerjakan sehingga tim-tim dalam firma besar akan lebih spesifik pekerjaannya.\u201d <\/i>ujar Irdinta.<i><\/i><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11367\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Bagus_Wicaksono-300x177.jpeg\" alt=\"Bagus_Wicaksono\" width=\"300\" height=\"177\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Bagus_Wicaksono-300x177.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Bagus_Wicaksono-1024x605.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Bagus_Wicaksono-768x454.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Bagus_Wicaksono-1536x908.jpeg 1536w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Bagus_Wicaksono-2048x1211.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kalibrr-x-alsa-berkarir-secara-legal\/#Merger_Acquisition_dalam_sudut_pandang_legal\" title=\"Merger &amp; Acquisition dalam sudut pandang legal\">Merger &amp; Acquisition dalam sudut pandang legal<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kalibrr-x-alsa-berkarir-secara-legal\/#Dari_Hulu_ke_Hilir_Hukum_dalam_Pertambangan\" title=\"Dari Hulu ke Hilir: Hukum dalam Pertambangan\">Dari Hulu ke Hilir: Hukum dalam Pertambangan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kalibrr-x-alsa-berkarir-secara-legal\/#Landing_the_Job_Kiat-kiat_dalam_wawancara\" title=\"Landing the Job: Kiat-kiat dalam wawancara\">Landing the Job: Kiat-kiat dalam wawancara<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Merger_Acquisition_dalam_sudut_pandang_legal\"><\/span><b><i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Merger &amp; Acquisition<\/span><\/i><\/b><b><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\"> dalam sudut pandang <i>legal<\/i><\/span><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Selepas sesi, tim Kalibrr berkesempatan untuk berbincang dengan Bagus mengenai ranah M&amp;A dalam sisi <i>legal <\/i>di Indonesia. Menurut Bagus, kesusahan paling utama dalam proses M&amp;A adalah berada dalam proses <i>assisting<\/i> transaksi, terutama untuk <i>foreign clients\/entities<\/i>.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">\u201cIsu utama pasti dalam regulasi.\u201d <\/span><\/i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">ujar Bagus, melanjutkan dengan poin-poin penting yang harus diperhatikan dalam sisi hukum adalah seberapa jelas regulasinya. Kadangkala, ada regulasi tertentu yang tidak punya kepastian karena pengartiannya rentan rancu. <i>\u201cKasus-kasus seperti itu termasuk <\/i>tricky.<i>\u201d<\/i><span>\u00a0 <\/span>Dalam sisi transaksi, sebenarnya bisa terbilang tidak susah, tapi menantang. <i>\u201c<\/i>We have to be able to provide the best option for a certain client. We have to work with what we have as in regulatory restrictions, capitals, and so on. <i>Ditambah lagi 90-95% klien kami adalah <\/i>cross-border <i>sehingga transaksi pun juga multinasional.<\/i>\u201d pekerjaan seorang <i>legal consultant, <\/i>adalah untuk memandu mereka dalam sepanjang proses hukum.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Dalam proses M&amp;A pun, menurut Bagus, selalu ada resiko di mana kasus-kasus perdata dapat bergeser menjadi pidana. <i>\u201cResiko ini bisa diminimalisir dengan melakukan proses yang namanya <\/i>due diligence. <i>Kami melakukan analisis, dan membuat <\/i>summary report <i>tentang resiko-resiko yang bergantung pada dokumen dari klien.\u201d <\/i>contoh paling mudah adalah misalkan perusahaan yang ingin diakuisisi adalah perusahaan tambang, namun ternyata izin tambang yang dimiliki olehnya tidak berlaku, dan sebagai macamnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Bila permasalahannya sehubungan dengan kewajiban saat proses akuisisi, maka klien dapat dipindahkan ke bagian litigasi untuk keperluan penundaan kewajiban. <i>\u201cKlien juga harus terbuka tentang fakta-fakta yang bisa jadi sensitif kepada kita.\u201d <\/i>ujar Bagus. Dalam kasus-kasus yang sudah mencakup tentang litigasi, maka advokat akan melanjutkan ke advokat khusus yang memang spesialisasi dalam PKPU dan kepailitan. <i>\u201cIntinya dalam setiap klien harus lewat <\/i>KYC (Know Your Customer) Process <i>dan adanya <\/i>court search <i>akan sangat menguntungkan untuk melihat apakah perusahaan ini memiliki <\/i>registry <i>dalam negeri.\u201d<\/i><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11369\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Irdinta_Nurhabsari-300x200.jpeg\" alt=\"Irdinta_Nurhabsari\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Irdinta_Nurhabsari-300x200.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Irdinta_Nurhabsari-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Irdinta_Nurhabsari-768x512.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Irdinta_Nurhabsari-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Irdinta_Nurhabsari-2048x1365.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Masuk ke bagian <i>legal <\/i>dalam sebuah firma internasional juga memiliki kemampuan akademik dan non-akademik yang penting. Sudah jelas, harus memahami tentang hukum Indonesia, dan memiliki dasar-dasar yang kuat, walau tidak harus tahu spesifik dalam setiap industri. <i>\u201cCukup paham saja bagaimana bisnis berjalan dan konsep hukum di Indonesia.\u201d <\/i>kriteria lain adalah mengenai bahasa, di mana penggunaan bahasa Inggris sudah menjadi sebuah kewajiban.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">\u201cWorking in the law firm is not easy. It\u2019s even hard, if I must say, but that if you don\u2019t know how to do it properly.\u201d menurut Bagus, sebuah anggapan yang salah kalau bekerja di firma hukum sama dengan kerja jam panjang. \u201cYou have to know your limit, able to say no with reasons \u2018I might not have the capability for you\u2019 while finding solution whenever you\u2019re saying no.\u201d <i>people management, <\/i>kemampuan untuk komunikasi, dan yang terpenting adalah memahami ekspektasi diri sendiri, merupakan kunci untuk bisa bertahan dan sukses di bidang ini.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Hulu_ke_Hilir_Hukum_dalam_Pertambangan\"><\/span><b><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Dari Hulu ke Hilir: Hukum dalam Pertambangan<\/span><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Sesi selanjutnya membicarakan tentang pentingnya <i>legal <\/i>dalam sektor minyak dan gas bumi. Bersama dengan <b>M. Hillman Mehaga Sembiring, S.H., MCIARB.<\/b> yang mendirikan Hillman Sembiring Advocates dan <b>Mahendra A., S.H. <\/b>selaku Head of Attorney dari Petrogas (Basin) Ltd. membicarakan tentang <i>legal <\/i>dari profesi hulu tambang.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">\u201cYang seringkali disebut Hulu adalah proses yang dimulai dari perut bumi sampai masuk ke tanker. Tugas utama dari sektor migas hulu adalah mencari cadangan dan eksplorasi ke pelosok-pelosok, selagi hilir migas adalah proses penjualan, pengangkutan, dan transportasi sampai ke pengguna.\u201d <\/span><\/i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">bapak Mahendra berucap, bahwa ini adalah industri yang mahal dan penuh resiko, sebab pengeboran satu sumur bisa mencapai USD 5 juta (sekitar 70 miliar rupiah) bila pengeboran berada di darat. <i>\u201cPengeboran di lepas laut <\/i>(offshore drilling) <i>bisa mencapai USD 20 juta (sekitar 282 miliar rupiah) untuk yang termurah.\u201d<\/i><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11373\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Hillman-Mehaga-Sembiring-300x200.jpeg\" alt=\"Hillman-Mehaga-Sembiring\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Hillman-Mehaga-Sembiring-300x200.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Hillman-Mehaga-Sembiring-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Hillman-Mehaga-Sembiring-768x512.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Hillman-Mehaga-Sembiring-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Hillman-Mehaga-Sembiring-2048x1365.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Bapak Mahendra juga menjelaskan mengenai prinsip <i>cost recovery <\/i>yang sering menjadi isu hangat di hulu migas, terutama dalam pandangan secara <i>legal<\/i>. <i>\u201cPrinsip cost recovery pada dasarnya adalah penggantian uang kontraktor oleh negara, dan ditemukan oleh Bung Karno sendiri.<\/i>\u201d<i> <\/i>beliau menjelaskan, berdasarkan pada situasi di mana negeri ini memiliki aset namun tidak punya banyak uang untuk memberdayakannya, sehingga timbul pemikiran seperti saat melihat petani di masa Bung Karno. Punya ladang tapi tak punya modal dan tenaga. Diberi modal, nanti dibayar kalau sudah siap produksi. <i>\u201cKonsep ini diaplikasikan ke industri migas, di mana pemerintah melakukan kontrak bagi hasil produksi (PSC) dengan kontraktor.\u201d<\/i><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Landing_the_Job_Kiat-kiat_dalam_wawancara\"><\/span><b><i><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Landing the Job: <\/span><\/i><\/b><b><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Kiat-kiat dalam wawancara<\/span><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Sesi terakhir dibawakan oleh <b>Seta Wicaksana, M.PSI.<\/b>, dari Humanika Consulting. Dalam sesi terakhir ini, bapak Seta membicarakan tentang kiat-kiat dalam tahap wawancara. <i>\u201cWawancara adalah perbincangan yang terstruktur. Ada hal yang harus dipersiapkan dari si penanya.\u201d <\/i><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Lebih lanjut, Bapak Seta menjelaskan bahwa ada dua model wawancara; kompetensi yang melihat portofolio dan sistematika berpikir, dan potensi, yang mengetahui <i>self-assessment<\/i> seperti jelaskan diri Anda, dan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat mengawang. <\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11371\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Seta-Wicaksana-300x200.jpeg\" alt=\"Seta-Wicaksana\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Seta-Wicaksana-300x200.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Seta-Wicaksana-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Seta-Wicaksana-768x512.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Seta-Wicaksana-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Seta-Wicaksana-2048x1365.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Menurut beliau, bentuk pertanyaan dalam bentuk \u2018bagaimana kamu menilai diri kamu, dari satu sampai sepuluh\u2019 juga tidak bisa dilakukan oleh diri sendiri. <i>\u201cHal itu seharusnya<\/i> <i>dinilai oleh pihak pewawancara.\u201d <\/i>Soal komitmen dari kandidat pun, sebenarnya bisa dipastikan lewat CV.<i><\/i><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Sebagai penutup, menurut bapak Seta, talenta akan selalu bicara lebih besar dibandingkan dengan organisasinya. <i>\u201cSeorang <\/i>talent <i>merasa organisasinya akan butuh dia, bukannya dia yang butuh organisasi ini. Tidak ada kata over-confident, tapi talented.\u201d<\/i> Kembali lagi, kita tahu bahwa orang yang tepat adalah mereka yang bisa mengikuti struktur interviewnya, dan dalam sesi wawancara, mereka harus bisa masuk dalam dunia sang pewawancara.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11375\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ALSA-Indonesia-300x200.jpeg\" alt=\"ALSA-Indonesia\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ALSA-Indonesia-300x200.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ALSA-Indonesia-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ALSA-Indonesia-768x512.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ALSA-Indonesia-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ALSA-Indonesia-2048x1365.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Terima kasih untuk para pembicara dan ALSA Indonesia, kesempatan kali ini sungguh membuka mata tentang karir dalam bidang hukum!<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify\"><span lang=\"EN\" style=\"font-family: 'Proxima Nova'\">Penasaran dengan karir <i>legal <\/i>di luar firma hukum? Kalibrr juga bisa membantumu mencari pekerjaan dalam bidang <i>legal, <\/i><span class=\"MsoHyperlink\"><b><a href=\"https:\/\/www.kalibrr.id\/job-board\/co\/Indonesia\/i\/legal\/1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cek di sini ya!<\/a><\/b><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bicara hukum, tidak selalu terbatas pada ranah kriminal saja. Bicara hukum berarti kita bicara tentang keseharian kita juga, loh. Kesempatan karirnya pun juga tidak sempit; maka dari itu, Asian Law Student Association (ALSA) Chapter Indonesia ingin mengenalkan kepada sesama sahabat-sahabat yang masih bersekolah hukum untuk melihat, kira-kira karir seperti apa yang bisa digeluti selepas lulus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":11377,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[18],"tags":[155],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11366"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11366"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11366\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}