{"id":15803,"date":"2020-02-21T16:47:50","date_gmt":"2020-02-21T16:47:50","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=15803"},"modified":"2022-10-19T03:49:31","modified_gmt":"2022-10-19T03:49:31","slug":"seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis","title":{"rendered":"Seleksi Kandidat, Selektif atau Tidak Realistis?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15813\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis.png\" alt=\"seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\" width=\"1326\" height=\"446\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis.png 1326w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-300x101.png 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-1024x344.png 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-768x258.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1326px) 100vw, 1326px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\"><em>Recruiter <\/em>manakah yang tidak pernah menghadapi sulitnya mendapatkan kandidat yang sesuai ekspektasi <em>user<\/em>? Terlebih lagi jika user cenderung <em>picky <\/em>dalam memilih kandidat. Berniat awal selektif, user khawatir salah dalam memilih kandidat.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Namun, apakah benar hal tersebut karena selektif? Atau justru tidak realistis? Ibarat mencari pasangan, seringkali dinding antara selektif dan tidak realistis menjadi sulit untuk dibedakan. Kecenderungan untuk mencari pasangan yang sempurna dalam berbagai aspek, seringkali berakhir pada \u2018jomblo\u2019 yang tidak berujung. Mengenaskan bukan?<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Hal yang sama dengan proses seleksi kandidat pada <em>user<\/em>. Seringkali, <em>user <\/em>cenderung menetapkan kualifikasi yang cukup tinggi, atau bahkan kontradiktif dalam mencari kandidat. Misalnya, menginginkan kandidat yang people person, namun tahan dalam mengerjakan pekerjaan administratif dalam jangka waktu yang lama.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Bukan berarti tidak mungkin, namun jika ditinjau kembali, kandidat dengan kepribadian people person seringkali cenderung mudah jenuh pada pekerjaan yang bersifat administratif. Begitu pula sebaliknya, kandidat yang sangat telaten dalam pekerjaan administratif, seringkali tidak mudah untuk menjadi people person yang sangat aktif berinteraksi dengan lingkungan sosial.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Hasilnya? Kualifikasi yang kontradiktif atau tidak realistis akan berdampak pada <em>time-of-hire<\/em> yang semakin panjang, dan <em>cost-of-hire<\/em> yang semakin membengkak. Selain itu, kekosongan posisi tersebut juga berpotensi berdampak pada karyawan yang harus mengerjakan pekerjaan pada posisi tersebut sementara waktu, yang mungkin saja dapat berujung <em>burnout <\/em>dan memilih untuk <em>resign<\/em>.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Lalu, apakah yang bisa dilakukan untuk menghindari kondisi ini? <em>Here we go<\/em>!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\/#1_Be_their_partner_not_their_server\" title=\"1. Be their partner, not their server\">1. Be their partner, not their server<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\/#2_Review_kembali_interview-to-offer_ratio\" title=\"2. Review kembali interview-to-offer ratio\">2. Review kembali interview-to-offer ratio<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\/#3_Sampaikan_mengenai_hiring_triangle\" title=\"3. Sampaikan mengenai hiring triangle\">3. Sampaikan mengenai hiring triangle<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 class=\"text-align-justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Be_their_partner_not_their_server\"><\/span><strong>1. <em>Be their partner, not their server<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15807\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis_.jpg\" alt=\"seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\" width=\"1200\" height=\"499\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis_.jpg 1200w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis_-300x125.jpg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis_-1024x426.jpg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis_-768x319.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Sebagai <em>recruiter <\/em>yang memberikan \u2018<em>service<\/em>\u2019 pada user dalam menyediakan kandidat untuk posisi yang dibutuhkan, sangat penting untuk bersikap proaktif dalam proses seleksi kandidat dan bukan semata-mata memenuhi permintaan <em>user<\/em>. Dalam hal ini, <em>recruiter <\/em>idealnya bertindak sebagai partner bagi <em>user <\/em>untuk dapat melakukan <em>brainstorming <\/em>guna menentukan dan menyepakati kualifikasi kandidat yang dibutuhkan.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Tidak jarang ditemukan user yang ingin merekrut satu posisi dengan job description yang merangkap dua posisi yang memiliki karakteristik pekerjaan yang berbeda. Misalnya sales dan admin, dimana sales cenderung membutuhkan karyawan yang memiliki fleksibilitas yang tinggi, sedangkan admin yang membutuhkan karyawan yang memiliki keteraturan yang tinggi. Bukankah menjadi tidak realistis?<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Oleh karena itu, lakukan <em>brainstorming <\/em>sejak awal untuk menghindari terjadinya perbedaan ekspektasi kandidat antara recruiter dan user, yang dapat dikarenakan adanya kualifikasi yang tidak realistis.<\/p>\n<h3 class=\"text-align-justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Review_kembali_interview-to-offer_ratio\"><\/span><strong>2. <em>Review <\/em>kembali <em>interview-to-offer ratio<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p class=\"text-align-justify\"><em>Interview-to-offer ratio<\/em> adalah jumlah rata-rata kandidat yang perlu di-<em>interview <\/em>oleh <em>user <\/em>untuk mendapatkan satu kandidat yang sesuai kualifikasi dan lolos dari proses <em>interview<\/em>. Pada umumnya, rasio yang dianggap <em>reasonable <\/em>adalah 3:1, dengan asumsi akan ada 1 kandidat yang lolos dari 3 kandidat yang di-<em>interview<\/em>.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Apabila rasio lebih dari 8:1, ada baiknya untuk me-<em>review <\/em>alasan <em>user <\/em>setelah melakukan <em>interview <\/em>pada beberapa kandidat tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15809\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-.jpg\" alt=\"seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\" width=\"1200\" height=\"320\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-.jpg 1200w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis--300x80.jpg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis--1024x273.jpg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis--768x205.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Selain sebagai feedback bagi <em>recruiter <\/em>untuk pencarian kandidat yang lebih sesuai kualifikasi kedepannya dalam hal <em>sourcing channel<\/em>, dan deskripsi kualifikasi serta <em>job description<\/em>, hal tersebut juga bertujuan untuk memastikan seberapa realistis ekspektasi yang ditetapkan oleh <em>user <\/em>berdasarkan hasil <em>interview <\/em>yang telah dilakukan.<\/p>\n<h3 class=\"text-align-justify\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sampaikan_mengenai_hiring_triangle\"><\/span><strong>3. Sampaikan mengenai <em>hiring triangle<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15811\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-1.jpg\" alt=\"seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\" width=\"1200\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-1.jpg 1200w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-1-300x108.jpg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-1-1024x368.jpg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis-1-768x276.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Apabila belum menemukan titik cerah setelah melakukan langkah pertama dan kedua, diskusikan dengan <em>user <\/em>terkait <em>hiring triangle<\/em> yang mencakup 3 pilihan variabel yaitu: <em>time-to-hire<\/em> (<em>speed<\/em>), <em>cost-to-hire<\/em> (<em>budget\/salary<\/em>), dan <em>quality-of-hire (perfect candidate)<\/em>.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\"><a class=\"btn btn-info\" href=\"\/blog\/recruitment-metrics-yang-akan-mengubah-teknik-hiring-anda\"><span class=\"text\">Baca Juga: 5 Recruitment Metrics Yang Akan Mengubah Teknik Hiring Anda<\/span><\/a><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Sebagai <em>recruiter<\/em>, tidak jarang dihadapkan dengan ekspektasi user yang berupa <em>\u201cI want the best candidate, but I need it fast and cheap!\u201d<\/em>. Ibarat pria yang mencari pasangan, bukankah tidak mudah untuk menemukan wanita yang sempurna dalam waktu yang cepat? Belum lagi jika harus berpenampilan menarik dengan menggunakan pakaian, perhiasan, tas\/sepatu, dan <em>skin care<\/em> yang murah. <em>Well<\/em>, selektif boleh, <em>but being selective sometimes leads to unrealistic<\/em>.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Bukankah membutuhkan waktu lebih untuk menjaring <em>talent pool<\/em> yang berkualitas? Bukankah kandidat berkualitas cenderung akan mematok \u2018nilai jual\u2019 yang lebih tinggi? Suka atau tidak suka, hanya ada 2 pilihan variabel yang memungkinkan untuk didapatkan secara bersamaan.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\"><a class=\"btn btn-info\" href=\"\/blog\/talent-community-aspek-penting-dalam-recruitment-4-0\"><span class=\"text\">Baca Juga: Talent Community, Aspek Penting dalam Recruitment 4.0<\/span><\/a><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\"><em>Stop looking for a perfect candidate! Perfect candidate doesn\u2019t always fit your needs. Vice versa, you don\u2019t need a perfect candidate to fit your needs. All or nothing, you choose.<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.kalibrr.com\/contactus\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/35.234.31.133:80\/sites\/default\/files\/inline-images\/01%20CTA%20Blog_1.jpg\" alt=\"seleksi-kandidat-selektif-atau-tidak-realistis\" width=\"849\" height=\"198\" data-align=\"center\" data-entity-type=\"file\" data-entity-uuid=\"0c1fb538-6f59-442c-ac4c-497615f67d4d\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.kalibrr.com\/contactus\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u00a0<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Recruiter manakah yang tidak pernah menghadapi sulitnya mendapatkan kandidat yang sesuai ekspektasi user? Terlebih lagi jika user cenderung picky dalam memilih kandidat. Berniat awal selektif, user khawatir salah dalam memilih kandidat. Namun, apakah benar hal tersebut karena selektif? Atau justru tidak realistis? Ibarat mencari pasangan, seringkali dinding antara selektif dan tidak realistis menjadi sulit untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[18],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15803"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15803"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15803\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}