{"id":8753,"date":"2020-11-02T15:05:52","date_gmt":"2020-11-02T15:05:52","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=8753"},"modified":"2022-10-19T03:45:22","modified_gmt":"2022-10-19T03:45:22","slug":"6-cara-ukur-employer-branding-metrics","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics","title":{"rendered":"6 Cara Ukur Employer Branding Metrics"},"content":{"rendered":"<p>Survei yang dilakukan oleh LinkedIn pada 2016,\u00a0<a href=\"https:\/\/business.linkedin.com\/content\/dam\/business\/talent-solutions\/global\/en_us\/c\/pdfs\/ultimate-list-of-employer-brand-stats.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">menyebutkan bahwa 75 persen\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0mempertimbangkan kelayakan sebuah perusahaan untuk lamarannya lewat<em>\u00a0employer branding\u00a0<\/em>yang dilakukan perusahaan tersebut<\/a>.\u00a0<a href=\"https:\/\/business.linkedin.com\/content\/dam\/business\/talent-solutions\/global\/en_us\/c\/pdfs\/ultimate-list-of-employer-brand-stats.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perusahaan yang melakukan\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0juga dikatakan dapat meraih 50 persen\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0berkualitas dan meminimalisir pengeluaran untuk\u00a0<em>hiring<\/em>\u00a0hingga 50 persen<\/a>. Sembilan puluh enam persen perusahaan pun mengatakan bahwa\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0meningkatkan reputasi perusahaan ke arah positif.<\/p>\n<p>Menariknya\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0dan manfaat yang ditawarkan, membuat banyak perusahaan yang kini berlomba merancang\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0terefektif dan memberi manfaat sebesarnya untuk perusahaan. Namun, setelah melakukan\u00a0<em>employer branding<\/em>, perusahaan juga harus memastikan, bahwa\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0yang dilakukan memang bermanfaat dan berdampak positif bagi perusahaan.<\/p>\n<p>Ada berbagai cara untuk mengukur efektivitas dan manfaat yang dihasilkan\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0terhadap perusahaan. Salah satunya adalah lewat\u00a0<em>employer branding metrics<\/em>. Terdapat 3 hal utama yang biasa ingin dicapai perusahaan lewat\u00a0<em>employer branding metrics<\/em>, antara lain:<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#1_Membangun_reputasi_positif\" title=\"1. Membangun reputasi positif\">1. Membangun reputasi positif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#2_Menarik_talent_berkualitas\" title=\"2. Menarik talent berkualitas\">2. Menarik talent berkualitas<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#3_Menurunkan_biaya_hiring\" title=\"3. Menurunkan biaya\u00a0hiring\">3. Menurunkan biaya\u00a0hiring<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#1_Cost_per_Hire\" title=\"1. Cost per Hire\">1. Cost per Hire<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#2_Offer_Acceptance_Rate\" title=\"2. Offer Acceptance Rate\">2. Offer Acceptance Rate<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#3_Employee_Referrals\" title=\"3.\u00a0Employee Referrals\">3.\u00a0Employee Referrals<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#4_Source_of_Hire\" title=\"4.\u00a0Source of Hire\">4.\u00a0Source of Hire<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#5_Brand_Awareness\" title=\"5.\u00a0Brand Awareness\">5.\u00a0Brand Awareness<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/6-cara-ukur-employer-branding-metrics\/#6_Candidate_Quality\" title=\"6. Candidate Quality\">6. Candidate Quality<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Membangun_reputasi_positif\"><\/span>1. Membangun reputasi positif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tujuan utama dari\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0perusahaan adalah untuk membangun reputasi positif di antara pekerja perusahaan dan\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0yang ingin melamar di perusahaan tersebut. Reputasi positif inilah yang nantinya akan membedakan dan menjadi keunikan perusahaan yang membedakannya dengan perusahaan lain serta membantu perusahaan untuk menanamkan visi dan misi, nilai serta kultur perusahaan ke pekerja dan\u00a0<em>talent<\/em>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menarik_talent_berkualitas\"><\/span>2. Menarik talent berkualitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tentu saja, saat melakukan\u00a0<em>employer branding<\/em>, tujuan lainnya dari perusahaan adalah untuk menarik minat\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0berkualitas untuk melamar di perusahaannya. Lewat\u00a0<em>employer branding<\/em>, maka rekruter tidak perlu bersusah payah mencari\u00a0<em>talent-talent\u00a0<\/em>terbaik ini di\u00a0<em>job market<\/em>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menurunkan_biaya_hiring\"><\/span>3. Menurunkan biaya\u00a0<em>hiring<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><em>Employer branding<\/em>\u00a0yang kuat dapat menurunkan biaya\u00a0<em>hiring<\/em>\u00a0secara signifikan, hingga lebih dari 43 persen. Perusahaan dengan reputasi yang baik akan mendapat lamaran kerja dari\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0yang berkualitas dan cocok lebih banyak.<\/p>\n<figure class=\"kg-card kg-image-card\"><img class=\"kg-image\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/2tUlvbF5X0f4Sm0zdpit96U9FyJnkgvmy96jhWeZzOaUoDzk5qkwVej5ZfHoxice136ar3OiZYs2kkWOyGYFPHI3HTjaHSukirbum1V_V__bDad3vIpz3xxX_ZwX2AJl0r1ek2hu\" alt=\"\" \/><\/figure>\n<p>Untuk mengukur kesuksesan\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0yang dilaksanakan oleh perusahaan, setidaknya terdapat 6 poin penting yang harus diperhatikan agar perusahaan mengetahui seberapa efektif usaha dan kekuatan dari\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0perusahaan:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Cost_per_Hire\"><\/span>1. Cost per Hire<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Biaya\u00a0<em>hiring<\/em>\u00a0ini meliputi asesmen\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0dan iklan lowongan kerja.\u00a0<em>Employer branding<\/em>\u00a0dikatakan mampu mengurangi biaya hiring hingga 50 persen. Cara penghitungannya pun mudah. Rumusnya adalah:<\/p>\n<p><strong>(Internal + Biaya Rekrut Eksternal) : Jumlah Orang yang Berhasil di-hiring = Cost per Hire.<\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Offer_Acceptance_Rate\"><\/span><em>2. Offer Acceptance Rate<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Mengukur tingkat penerimaan penawaran kerja yang diberi rekruter ke talent bermanfaat untuk mengetahui seberapa sukses\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0yang perusahaan lakukan. Tanyakan juga\u00a0<em>feedback<\/em>\u00a0kepada talent yang menolak tawaran kerja yang diberi. Rumus untuk penghitungannya adalah:<\/p>\n<p><strong>Total Penawaran yang dibuat : Tawaran yang diterima = Offer Acceptance Rate<\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Employee_Referrals\"><\/span><em>3.\u00a0Employee Referrals<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Employee referrals dapat mengurangi biaya\u00a0<em>cost per hire<\/em>\u00a0dan meningkatkan angka retensi antar pekerja dan perusahaan. Dengan mempelajari\u00a0<em>employee referrals<\/em>, perusahaan dapat mengerti bagaimana efektivitas komunikasi yang dibuat\u00a0<em>brand<\/em>\u00a0secara internal dan eksternal.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Source_of_Hire\"><\/span><em>4.\u00a0Source of Hire<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dari mana\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0mengetahui lowongan pekerjaan perusahaan? Bagaimana cara\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0mengetahuinya? Jawaban dari kedua pertanyaan tersebut dapat memberi Anda pengetahuan mengenai platform mana yang paling efektif untuk melakukan\u00a0<em>employer branding<\/em>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Brand_Awareness\"><\/span><em>5.\u00a0Brand Awareness<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Keberhasilan\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0sejalan dengan tingkat\u00a0<em>brand awareness<\/em>\u00a0yang dihasilkan. Semakin banyak publik yang mengetahui perusahaan, semakin tinggi juga lamaran dari\u00a0<em>talent-talent<\/em>\u00a0berkualitas yang masuk ke dalam\u00a0<em>talent pool<\/em>. Cara mengetahui tingkat\u00a0<em>brand awareness<\/em>\u00a0adalah lewat\u00a0<em>monitoring<\/em>\u00a0interaksi dan s<em>ocial media mentions<\/em>\u00a0yang melibatkan perusahaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Candidate_Quality\"><\/span><em>6. Candidate Quality<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Survei mengatakan bahwa lewat\u00a0<em>employer branding\u00a0<\/em>yang efektif, perusahaan bisa mendapat 50 persen\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0yang memenuhi kualifikasi yang diinginkan. Rasio antar lamaran\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0yang di-<em>interview<\/em>\u00a0ada di rata-rata 12 persen. Jika angka rasio\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0perusahaan berada di bawah 12 persen, maka perusahaan wajib memikirkan ulang cara meningkatkan kualitas\u00a0<em>talent<\/em>. Berikut cara menghitung rasionya:<\/p>\n<p><strong>Jumlah Lamaran yang Masuk : Jumlah Interview dari Lamaran Tersebut = Candidate Quality<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Survei yang dilakukan oleh LinkedIn pada 2016,\u00a0menyebutkan bahwa 75 persen\u00a0talent\u00a0mempertimbangkan kelayakan sebuah perusahaan untuk lamarannya lewat\u00a0employer branding\u00a0yang dilakukan perusahaan tersebut.\u00a0Perusahaan yang melakukan\u00a0employer branding\u00a0juga dikatakan dapat meraih 50 persen\u00a0talent\u00a0berkualitas dan meminimalisir pengeluaran untuk\u00a0hiring\u00a0hingga 50 persen. Sembilan puluh enam persen perusahaan pun mengatakan bahwa\u00a0employer branding\u00a0meningkatkan reputasi perusahaan ke arah positif. Menariknya\u00a0employer branding\u00a0dan manfaat yang ditawarkan, membuat banyak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":8758,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8753"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8753"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8753\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}