{"id":9044,"date":"2020-10-13T07:46:29","date_gmt":"2020-10-13T07:46:29","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9044"},"modified":"2022-10-19T03:45:24","modified_gmt":"2022-10-19T03:45:24","slug":"cara-tarik-talent-milenial-berkualitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/cara-tarik-talent-milenial-berkualitas","title":{"rendered":"5 Cara Tarik Talent Milenial Berkualitas"},"content":{"rendered":"<p>Generasi milenial atau generasi Y menjadi istilah yang sering terdengar di berbagai tema acara, topik tulisan dan riset, termasuk pekerjaan dan lowongan kerja. Menurut situs\u00a0<a href=\"https:\/\/www.livescience.com\/38061-millennials-generation-y.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Live Science<\/a>, generasi milenial adalah generasi yang lahir di antara tahun 1980-an hingga 1990-an, dan seringkali generasi yang lahir di tahun 2000-an awal juga masuk dalam kategori generasi milenial. Generasi ini diprediksi akan membanjiri bursa pencari kerja dan p<a href=\"https:\/\/www2.deloitte.com\/global\/en\/pages\/about-deloitte\/articles\/millennialsurvey.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">ada 2025, generasi milenial akan menempati 75 persen populasi usia pekerja<\/a>.<\/p>\n<p>Pendekatan ke\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0berbakat generasi milenial tidak mudah. Banyak\u00a0<em>human resource<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>recruiter<\/em>\u00a0yang merasa kewalahan menangani generasi milenial. Selain keinginan yang banyak, rumornya, generasi milenial seringkali dicap sebagai \u201ckutu loncat\u201d alias tidak dapat bertahan lama di suatu perusahaan. Generasi milenial juga dianggap lebih\u00a0<a href=\"https:\/\/www.livescience.com\/53591-millennials-dislike-narcissism-label.html\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><em>self-centered<\/em>\u00a0dan narsistik dibanding generasi lain<\/a>.<\/p>\n<p>Bagi generasi milenial, bekerja tidak sekadar untuk gaji tinggi, jabatan, dan benefit yang banyak dari perusahaan. Lebih dari itu, generasi milenial menginginkan tujuan bekerja yang jelas jika menjadi pekerja di perusahaan. Mereka menginginkan pengembangan diri, bukan hanya sekadar puas dengan talenta dan kemampuan yang mereka miliki sekarang. Generasi milenial tidak menginginkan atasan yang\u00a0<em>bossy<\/em>, tapi yang mengayomi dan bersedia membimbing mereka.<\/p>\n<p>Namun, tentu saja dibalik kesulitan yang dihadapi\u00a0<em>human resource<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>recruiter<\/em>\u00a0dalam merekrut para\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0milenial, ada beberapa cara yang bisa\u00a0<em>human resource<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>recruiter<\/em>\u00a0lakukan untuk menarik\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0milenial ini menjadi pekerja:<\/p>\n<ol>\n<li>Job Description Singkat, Padat, Jelas<\/li>\n<\/ol>\n<p>Buat\u00a0<em>job description<\/em>\u00a0singkat, namun padat dan jelas. Pastikan jika dibaca,\u00a0<em>job description<\/em>\u00a0tidak memakan waktu lebih dari 30 sampai 60 detik dan berisi 100 sampai 150 kata. Cantumkan\u00a0<em>benefit<\/em>\u00a0apa saja yang didapatkan dalam\u00a0<em>job description<\/em>\u00a0ini.<\/p>\n<ol>\n<li>Waktu Kerja Fleksibel<\/li>\n<\/ol>\n<p>Salah satu benefit dari pekerjaan yang dicari oleh generasi milenial adalah waktu kerja fleksibel. Beberapa perusahaan telah menerapkan sebuah kebijakan bekerja fleksibel dimana karyawannya dapat bekerja di rumah sesekali waktu ataupun jam masuk dan pulang kerja yang lebih fleksibel.<\/p>\n<ol>\n<li>Kesempatan Pengembangan Diri<\/li>\n<\/ol>\n<p>Generasi milenial menyukai perusahaan yang memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan diri, berikan mereka tantangan dan pelatihan penuh dalam pekerjaan agar mereka bisa berkembang menjadi pribadi yang lebih profesional.<\/p>\n<ol>\n<li><em>Company Brand Story<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Human resource dan recruiter bisa membuat konten cerita atau video yang di-<em>posting<\/em>\u00a0di media sosial mengenai visi dan misi perusahaan dan kultur kerja perusahaan, dan buat konten\u00a0<em>company brand story<\/em>\u00a0\u00a0atau kerap disebut\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0ini mudah diakses.<\/p>\n<ol>\n<li>Perkembangan Karir<\/li>\n<\/ol>\n<p>Cegah milenial dari status \u201ckutu loncat\u201d dengan memberikan gambaran perkembangan karir yang jelas ketika\u00a0<em>interview<\/em>\u00a0kerja. Apa yang bisa mereka raih jika bekerja di perusahaan ini dalam 2 sampai 5 tahun ke depan? Posisi apa saja yang menanti mereka jika tawaran kerja ini diterima?<\/p>\n<p>Terakhir, iklankan lowongan pekerjaan untuk\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0milenial ini lewat media sosial atau\u00a0<em>platform-platform<\/em>\u00a0yang sering dikunjungi milenial. Jika memungkinkan, gunakan jasa\u00a0<em>employer branding<\/em>\u00a0untuk menarik minat talent milenial lebih lagi.\u00a0<a href=\"https:\/\/everyonesocial.com\/blog\/social-recruiting-statistics\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Survei menunjukkan bahwa perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja dengan menarik di\u00a0<em>platform<\/em>\u00a0media sosial\u00a0<\/a>memiliki kesempatan mendapatkan\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0terbaik di bidangnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Generasi milenial atau generasi Y menjadi istilah yang sering terdengar di berbagai tema acara, topik tulisan dan riset, termasuk pekerjaan dan lowongan kerja. Menurut situs\u00a0Live Science, generasi milenial adalah generasi yang lahir di antara tahun 1980-an hingga 1990-an, dan seringkali generasi yang lahir di tahun 2000-an awal juga masuk dalam kategori generasi milenial. Generasi ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9045,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9044"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9044"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9044\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9044"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9044"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9044"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}