{"id":9057,"date":"2020-10-09T07:56:53","date_gmt":"2020-10-09T07:56:53","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9057"},"modified":"2022-10-19T03:45:24","modified_gmt":"2022-10-19T03:45:24","slug":"tips-remote-onboarding-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/tips-remote-onboarding-efektif","title":{"rendered":"8 Tips Remote Onboarding Efektif"},"content":{"rendered":"<p>Pandemi COVID-19 memaksa miliaran orang di dunia untuk menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan banyak kebiasaan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Salah satunya adalah bekerja dari rumah dan melakukan kegiatan yang membutuhkan tatap muka menjadi tatap virtual, seperti\u00a0<em>meeting<\/em>, dengan berbagai kemajuan teknologi yang ada. Tak terkecuali, proses perekrutan\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0untuk perusahaan yang masih berjalan, walaupun banyaknya\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0yang direkrut mungkin tidak sebanyak seperti sebelum pandemi.<\/p>\n<p>Proses penting yang harus dilakukan ketika proses rekrutmen adalah tahap pengenalan atau\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0saat\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0tersebut berhasil menjadi bagian dari perusahaan. Jika biasanya, proses penting ini dilakukan tatap muka&#8211;dan memang lebih nyaman tatap muka&#8211;sayangnya, pandemi memaksa Anda, sebagai HR, dan pekerja baru Anda untuk melakukan onboarding secara virtual.<\/p>\n<p>Bermodalkan aplikasi\u00a0<em>video-call<\/em>, seperti Zoom atau Microsoft Teams, HR harus berhasil untuk menanamkan poin-poin penting perusahaan pada pekerja dalam waktu yang singkat dengan segala keterbatasan yang ada. Efektivitas\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0virtual ini pun kecil, padahal HR sudah mempersiapkan materi\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0sedemikian rupa.<\/p>\n<p>Lalu, bagaimana caranya memaksimalkan efektivitas\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>probation<\/em>\u00a0virtual agar materi yang ingin disampaikan HR bisa sampai ke pekerja?<\/p>\n<ol>\n<li>Mulai dari\u00a0<em>pre-boading<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Hari pertama kerja itu menyeramkan bagi sebagian orang, apalagi kini berpindah virtual. Pekerja bisa merasa terasingkan karena tidak mengenal siapapun. Untuk menyiasati situasi ini, HR bisa mengirimkan email yang berisi sambutan selamat datang atau mengirimkan paket berisi<em>\u00a0welcome gift<\/em>\u00a0agar pekerja merasa tidak terasingkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-9058\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-2.png\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"565\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-2.png 1000w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-2-300x170.png 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-2-768x434.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2. Bagikan dokumen dan informasi penting\u00a0<em>onboarding<\/em><\/p>\n<p>Buat versi digital dari dokumen dan informasi yang akan dibahas selama\u00a0<em>onboarding<\/em>. Sertakan dokumen digital penting lainnya seperti aturan perusahaan, visi-misi perusahaan, pengenalan divisi-divisi yang ada di perusahaan, untuk pekerja. Hal ini penting dilakukan agar pekerja bisa berkomunikasi dan memberikan\u00a0<em>engagement<\/em>\u00a0yang kuat dan pengertian yang lebih terhadap keadaan perusahaan.<\/p>\n<p>3. Pastikan pekerja siap\u00a0<em>onboarding<\/em><\/p>\n<p>Jika dalam kegiatan onboarding dibutuhkan peralatan untuk menunjang pekerjaan pekerja baru, pastikan semua itu sampai ke tangan pekerja sebelum\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0dimulai. Buat sebuah\u00a0<em>checklist<\/em>\u00a0untuk memastikan peralatan ini siap dan diterima oleh pekerja tepat waktu.<\/p>\n<p>4. Jadwal Temu dengan Divisi Pekerja Baru<\/p>\n<p>Siapkan jadwal temu virtual dengan divisi kerja dari pekerja baru dan divisi lainnya yang akan bekerja sama agar pekerja baru dapat mendiskusikan lebih lanjut tugas yang diemban dan tanggung jawab yang dimiliki. Hal ini dapat membantu pekerja baru untuk lebih memahami tugas nya dan memiliki platform untuk berkenalan dengan rekan kerja untuk mempermudah pekerjaan. Tim HR juga dapat membuat list tracker bahan diskusi agar kegiatan diskusi lebih efektif.<\/p>\n<p>5. Pastikan materi\u00a0<em>training<\/em>\u00a0siap<\/p>\n<p>Siapkan materi\u00a0<em>training<\/em>\u00a0dalam bentuk digital dan dapat diakses kapan pun oleh pekerja baru agar selama\u00a0<em>training<\/em>\u00a0ia tidak kehilangan jejak materi\u00a0<em>training<\/em>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-9060\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-1.png\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"565\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-1.png 1000w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-1-300x170.png 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/tips-remote-onboarding-efektif-1-768x434.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>6. Tetapkan ekspektasi dan\u00a0<em>goals<\/em>\u00a0<em>probation<\/em><\/p>\n<p>Dalam keadaan kerja virtual, HR akan sulit untuk memantau performa dan kinerja pekerja baru. Kolaborasikan dengan\u00a0<em>business user<\/em>, buat\u00a0<em>goals<\/em>\u00a0yang diharapkan dapat dicapai pekerja baru selama\u00a0<em>probation<\/em>. Jangan lupa, siapkan\u00a0<em>feedback<\/em>\u00a0<em>form<\/em>\u00a0yang membangun yang dapat diisi oleh atasan langsung atau mungkin rekan kerja agar pekerja baru bisa dari awal memperbaiki kinerja dan performanya.<\/p>\n<p>7. Selalu cek, cek, dan cek<\/p>\n<p>Walaupun kegiatan\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0sudah selesai, HR bisa mencoba untuk mengecek keadaan pekerja baru ini. Buatlah jadwal diskusi setelah pekerja baru bergabung satu bulan secara virtual dengan pekerja baru tersebut. Lebih baik\u00a0<em>over-communicate<\/em>\u00a0daripada\u00a0<em>under-communicate<\/em>.<\/p>\n<p>8. Pastikan seluru materi\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0selalu bisa diakses<\/p>\n<p>Setelah kegiatan\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0selesai, jangan segera hapus seluruh materinya. Biarkan materi itu untuk bisa diakses selalu oleh pekerja. Tentu saja, hal ini untuk menghindari pekerja mencari-cari HR untuk bertanya hal-hal yang sudah diberitahu ketika\u00a0<em>onboarding<\/em>. Namun, jangan lupa untuk tetap selalu ada dan siap menjawab pertanyaan mereka jika dianggap penting.<\/p>\n<p><em>Onboarding<\/em>\u00a0virtual memang membutuhkan transisi, usaha, dan perubahan yang lebih menguras energi dan pikiran untuk menjadi efektif bagi pekerja baru. Namun, jika HR berhasil melakukannya dengan detil dan tepat sasaran,\u00a0<em>onboarding<\/em>\u00a0virtual bisa membantu pekerja baru menjadi nyaman dan terhubung dengan baik walaupun secara virtual. Ingat selalu, lebih baik\u00a0<em>over-communicate\u00a0<\/em>daripada\u00a0<em>under-communicate<\/em>\u00a0dengan pekerja baru HR.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pandemi COVID-19 memaksa miliaran orang di dunia untuk menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan banyak kebiasaan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Salah satunya adalah bekerja dari rumah dan melakukan kegiatan yang membutuhkan tatap muka menjadi tatap virtual, seperti\u00a0meeting, dengan berbagai kemajuan teknologi yang ada. Tak terkecuali, proses perekrutan\u00a0talent\u00a0untuk perusahaan yang masih berjalan, walaupun banyaknya\u00a0talent\u00a0yang direkrut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9062,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9057"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9057"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9057\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}