{"id":9502,"date":"2021-08-25T15:32:41","date_gmt":"2021-08-25T15:32:41","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9502"},"modified":"2022-10-19T03:49:17","modified_gmt":"2022-10-19T03:49:17","slug":"temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu","title":{"rendered":"Temukan Rahasia Mengasah Kemampuan Berpikir Kritismu!"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9504\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu.png\" alt=\"temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\" width=\"1326\" height=\"446\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu.png 1326w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu-300x101.png 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu-1024x344.png 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu-768x258.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1326px) 100vw, 1326px\" \/><\/p>\n<p>Berpikir kritis didefinisikan sebagai kemampuan untuk berpikir jernih serta rasional. Proses ini melibatkan evaluasi sumber seperti data, fakta, fenomena yang dapat diamati, dan temuan penelitian. Pemikir kritis yang baik dapat menarik kesimpulan yang masuk akal dari serangkaian informasi dan berguna untuk memecahkan masalah atau membuat sebuah keputusan (<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/pulse\/why-do-you-need-hone-your-critical-thinking-skills-rodriguez\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">LinkedIn<\/a>).<\/p>\n<p>Dilansir dari laman\u00a0<a href=\"https:\/\/www.indeed.com\/career-advice\/career-development\/how-to-improve-critical-thinking\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indeed<\/a>, berpikir kritis juga adalah proses menganalisis informasi untuk mendapatkan jawaban terbaik atas suatu pertanyaan atau masalah. Dengan memikirkan setiap informasi yang ada kemampuan berpikir kritis ini dapat menghasilkan solusi yang positif. Oleh sebab itu, kebanyakan orang atau karyawan maupun para pencari kerja kini dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis yang baik. Dengan begitu diharapkan mereka dapat menghadapi tantangan kerja yang setiap harinya bisa saja terjadi masalah dari yang biasa hingga kompleks.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\/#Pentingnya_Kemampuan_Berpikir_Kritis\" title=\"Pentingnya Kemampuan Berpikir Kritis\">Pentingnya Kemampuan Berpikir Kritis<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\/#1_Merumuskan_Masalah\" title=\"1. Merumuskan Masalah\">1. Merumuskan Masalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\/#2_Kumpulkan_Analisis_Dan_Informasi_Yang_Relevan\" title=\"2. Kumpulkan Analisis Dan Informasi Yang Relevan\">2. Kumpulkan Analisis Dan Informasi Yang Relevan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\/#3_Uji_Argumen_Terhadap_Kriteria_yang_Relevan\" title=\"3. Uji Argumen Terhadap Kriteria yang Relevan\">3. Uji Argumen Terhadap Kriteria yang Relevan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\/#4_Memiliki_Pendekatan_Sistem_Dan_Logika_Untuk_Memecahkan_Masalah\" title=\"4. Memiliki Pendekatan Sistem Dan Logika Untuk Memecahkan Masalah\">4. Memiliki Pendekatan Sistem Dan Logika Untuk Memecahkan Masalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\/#5_Berkomunikasi_secara_efektif\" title=\"5. Berkomunikasi secara efektif\">5. Berkomunikasi secara efektif<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pentingnya_Kemampuan_Berpikir_Kritis\"><\/span><strong>Pentingnya Kemampuan Berpikir Kritis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pemikir kritis sangat dibutuhkan di tempat kerja karena perusahaan selalu membutuhkan solusi yang tepat dan membantu. Berikut beberapa poin &#8211; poin pentingnya kemampuan berpikir kritis:<\/p>\n<ul>\n<li>Meningkatkan evaluasi validitas argumen dan dampak potensialnya<\/li>\n<li>Mengembangkan etika dan kepercayaan diri.<\/li>\n<li>Meningkatkan keterlibatan atau hubungan yang lebih dalam dan lebih intelektual dengan rekan kerja dan supervisor.<\/li>\n<li>Meningkatkan kualitas dan efisiensi diri. Dengan berpikir kritis kamu dalat mengevaluasi pekerjaan sendiri<\/li>\n<li>Mengembangkan keterampilan serta pemahaman yang lebih baik dalam komunikasi dan membaca.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Semakin baik keterampilan berpikir kritis, semakin besar kemungkinan seseorang untuk sukses dalam karir mereka Kabar baiknya adalah kemampuan\/keterampilan berpikir kritis ini adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan diasah.<\/p>\n<p>Berdasarkan LinkedIn, berikut 5 langkah untuk mengasah keterampilan berpikir kritis:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Merumuskan_Masalah\"><\/span><strong>1. Merumuskan Masalah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Masalah apa yang ingin kamu pecahkan? Hipotesis apa yang ingin kamu raih? Kamu harus merumuskan masalah dengan jelas dan tepat lalu bangun argumen yang terstruktur untuk mendukung hipotesis tersebut.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kumpulkan_Analisis_Dan_Informasi_Yang_Relevan\"><\/span><strong>2. Kumpulkan Analisis Dan Informasi Yang Relevan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Periksa data dan informasi yang ada serta pahami apa arti dan apa yang diwakilinya. Kamu harus memahami mana yang penting, mana yang berhubungan, dan lain-lain.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Uji_Argumen_Terhadap_Kriteria_yang_Relevan\"><\/span><strong>3. Uji Argumen Terhadap Kriteria yang Relevan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Untuk berpikir kritis, kamu harus menganalisis informasi yang ada. Kamu dapat menentukan seperangkat kriteria untuk memecahkan masalah. Kamu harus objektif, mengevaluasi tanpa bias dan mengenali inkonsistensi dan kesalahan, dan terbuka untuk sistem baru.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Memiliki_Pendekatan_Sistem_Dan_Logika_Untuk_Memecahkan_Masalah\"><\/span><strong>4. Memiliki Pendekatan Sistem Dan Logika Untuk Memecahkan Masalah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pertimbangkan skenario yang berbeda dan memperkirakan hasil dari setiap alternatif yang ada kemudian memilih alternatif yang paling sesuai dengan kriteria yang telah kamu pilih.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Berkomunikasi_secara_efektif\"><\/span><strong>5. Berkomunikasi secara efektif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selain mampu mencari solusi, kemampuan berpikir kritis juga harus diikuti dengan kemampuan berkomunikasi yang baik. Kamu perlu membagikan kesimpulan dari masalah yang kamu pecahkan tadi kepada rekan kerja, atasan maupun client dengan efektif.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.kalibrr.id\/job-board\/1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone\" src=\"https:\/\/mcusercontent.com\/d7bc390033302248efa8f7054\/images\/c5292672-3e2e-9cd7-85d8-2de52120ba8f.png\" alt=\"temukan-rahasia-mengasah-kemampuan-berpikir-kritismu\" width=\"1494\" height=\"412\" data-entity-type=\"file\" data-entity-uuid=\"c962bc96-2af7-499d-94eb-492cbe945744\" \/><\/a><\/p>\n<p>Artikel dilansir dari\u00a0<a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/pulse\/why-do-you-need-hone-your-critical-thinking-skills-rodriguez\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">LinkedIn<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.indeed.com\/career-advice\/career-development\/how-to-improve-critical-thinking\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Indeed<\/a>\u00a0dan\u00a0<a href=\"https:\/\/hbr.org\/2019\/05\/3-simple-habits-to-improve-your-critical-thinking\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Harvad Business Review<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berpikir kritis didefinisikan sebagai kemampuan untuk berpikir jernih serta rasional. Proses ini melibatkan evaluasi sumber seperti data, fakta, fenomena yang dapat diamati, dan temuan penelitian. Pemikir kritis yang baik dapat menarik kesimpulan yang masuk akal dari serangkaian informasi dan berguna untuk memecahkan masalah atau membuat sebuah keputusan (LinkedIn). Dilansir dari laman\u00a0Indeed, berpikir kritis juga adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[18],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9502"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9502"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9502\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}