{"id":9789,"date":"2021-10-10T15:54:59","date_gmt":"2021-10-10T15:54:59","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9789"},"modified":"2022-10-19T03:55:58","modified_gmt":"2022-10-19T03:55:58","slug":"jaga-kesehatan-mental-karyawan-di-perusahaan-dengan-langkah-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/jaga-kesehatan-mental-karyawan-di-perusahaan-dengan-langkah-ini","title":{"rendered":"Jaga Kesehatan Mental Karyawan di Perusahaan Dengan Langkah Ini"},"content":{"rendered":"<article class=\"Post__ArticleWrapper-sc-174xy8l-0 ccdSnC\">\n<div class=\"Post__SectionWrapper-sc-174xy8l-1 jkcuFG\">\n<p>Dilansir dalam jurnal\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC3062016\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">NCBI<\/a>\u00a0(<em>National Centre for Biotechnology Information<\/em>),\u00a0<em>mental health<\/em>\u00a0atau kesehatan mental karyawan hal yang semakin diakui merupakan penentu penting dalam kesehatan mereka secara keseluruhan. Kesehatan mental yang buruk dan stresor di tempat kerja dapat menjadi faktor penyebab berbagai penyakit fisik seperti hipertensi, diabetes dan kondisi kardiovaskular. Selain itu, kesehatan mental yang buruk juga dapat menyebabkan kelelahan di antara karyawan, yang secara serius mempengaruhi kemampuan mereka untuk berkontribusi secara maksimal dalam kehidupan pribadi maupun profesional mereka. Perusahaan tentunya tidak bisa mengabaikan hal ini.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/jaga-kesehatan-mental-karyawan-di-perusahaan-dengan-langkah-ini\/#Apa_Yang_Dapat_Perusahaan_Lakukan_Untuk_Memprioritaskan_Kesehatan_Mental_Karyawan\" title=\"Apa Yang Dapat Perusahaan Lakukan Untuk Memprioritaskan Kesehatan Mental Karyawan?\">Apa Yang Dapat Perusahaan Lakukan Untuk Memprioritaskan Kesehatan Mental Karyawan?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/jaga-kesehatan-mental-karyawan-di-perusahaan-dengan-langkah-ini\/#1_Terbuka_tentang_masalah_kesehatan_mental\" title=\"1. Terbuka tentang masalah kesehatan mental\">1. Terbuka tentang masalah kesehatan mental<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/jaga-kesehatan-mental-karyawan-di-perusahaan-dengan-langkah-ini\/#2_Berinvestasi_dalam_kesehatan_mental_karyawan\" title=\"2. Berinvestasi dalam kesehatan mental karyawan\">2. Berinvestasi dalam kesehatan mental karyawan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/jaga-kesehatan-mental-karyawan-di-perusahaan-dengan-langkah-ini\/#3_Membangun_program_dan_menyediakan_sumber_daya_yang_bermanfaat\" title=\"3. Membangun program dan menyediakan sumber daya yang bermanfaat\">3. Membangun program dan menyediakan sumber daya yang bermanfaat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3 id=\"apa-yang-dapat-perusahaan-lakukan-untuk-memprioritaskan-kesehatan-mental-karyawan\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Yang_Dapat_Perusahaan_Lakukan_Untuk_Memprioritaskan_Kesehatan_Mental_Karyawan\"><\/span>Apa Yang Dapat Perusahaan Lakukan Untuk Memprioritaskan Kesehatan Mental Karyawan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam laman\u00a0<a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/sites\/forbesbusinesscouncil\/2021\/08\/16\/why-workplace-mental-health-is-more-than-an-employee-perk\/?sh=3f163742717a\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Forbes<\/a>\u00a0disebutkan beberapa cara agar perusahaan dapat mengurangi masalah kesehatan mental karyawan yang terjadi atau bahkan mengubahnya menjadi aset positif menuju kesuksesan perusahaan, yaitu:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Terbuka_tentang_masalah_kesehatan_mental\"><\/span><strong>1. Terbuka tentang masalah kesehatan mental<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebagai permulaan, untuk dapat memprioritaskan kesehatan mental karyawan di tempat kerja Anda dapat menjadikannya sebagai bagian dari budaya perusahaan. Jadikan pembicaraan terkait masalah kesehatan mental menjadi percakapan yang tidak tabu. Buat karyawan nyaman membicarakannya dengan memulai sebuah percakapan dengan mereka.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Berinvestasi_dalam_kesehatan_mental_karyawan\"><\/span><strong>2. Berinvestasi dalam kesehatan mental karyawan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tentu saja, tidak akan pernah cukup untuk membicarakannya jika Anda tidak mendukung kata &#8211; kata Anda dengan kebijakan dan program. Anda benar &#8211; benar dapat menunjukkan kepada karyawan Anda bahwa kesehatan mental adalah prioritas dengan menginvestasikan sumber daya menuju manfaat kesehatan mental yang benar &#8211; benar membantu. Sebagai seorang pemimpin, Anda dapat memastikan tempat kerja Anda bukanlah pengaruh yang berbahaya terhadap kesehatan mental karyawan, tetapi tempat mereka benar &#8211; benar dapat mencari dukungan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membangun_program_dan_menyediakan_sumber_daya_yang_bermanfaat\"><\/span><strong>3. Membangun program dan menyediakan sumber daya yang bermanfaat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tujuan Anda adalah memprioritaskan kesehatan mental karyawan sehingga produktivitas dapat terjadi bukan?<\/p>\n<p>Hal tersebut merupakan proses berkelanjutan yang tentunya harus Anda bangun dan terus melakukan penilaian. Bangunlah suatu program terkait kesehatan mental karyawan dan sediakan sumber daya yang relevan dan bermanfaat untuk hal tersebut. Sumber daya yang ideal tidak hanya memberikan insentif yang baik untuk karyawan tapi juga menawarkan manfaat nyata bagi perusahaan secara keseluruhan dengan menguntungkan setiap orang di perusahaan.<\/p>\n<p>Pengembangan dan penerapan kebijakan program kesehatan mental di tempat kerja akan bermanfaat bagi kesehatan karyawan. Buatlah strategi terbaik untuk program kesehatan mental di perusahaan Anda!<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9686\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/CTA-contact-us-2-300x70.jpeg\" alt=\"CTA-contact-us\" width=\"300\" height=\"70\" \/><br \/>\nArtikel dilansir dari\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ncbi.nlm.nih.gov\/pmc\/articles\/PMC3062016\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">NCBI<\/a>\u00a0dan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/sites\/forbesbusinesscouncil\/2021\/08\/16\/why-workplace-mental-health-is-more-than-an-employee-perk\/?sh=3f163742717a\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Forbes<\/a>.<\/p>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dilansir dalam jurnal\u00a0NCBI\u00a0(National Centre for Biotechnology Information),\u00a0mental health\u00a0atau kesehatan mental karyawan hal yang semakin diakui merupakan penentu penting dalam kesehatan mereka secara keseluruhan. Kesehatan mental yang buruk dan stresor di tempat kerja dapat menjadi faktor penyebab berbagai penyakit fisik seperti hipertensi, diabetes dan kondisi kardiovaskular. Selain itu, kesehatan mental yang buruk juga dapat menyebabkan kelelahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9790,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9789"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9789"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9789\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9790"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9789"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9789"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}