{"id":9912,"date":"2019-10-02T14:03:18","date_gmt":"2019-10-02T14:03:18","guid":{"rendered":"https:\/\/keblog.demoapp.xyz\/?p=9912"},"modified":"2022-10-19T03:56:19","modified_gmt":"2022-10-19T03:56:19","slug":"kriteria-mengukur-tingkat-kesuksesan-sebuah-employer-brand","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kriteria-mengukur-tingkat-kesuksesan-sebuah-employer-brand","title":{"rendered":"5 Kriteria Mengukur Tingkat Kesuksesan Sebuah Employer Brand"},"content":{"rendered":"<p>Fakta di dunia kerja saat ini hanya ada sedikit kandidat unggulan yang aktif mencari pekerjaan, karena mereka lebih memilih bersikap pasif &#8211; bahkan hanya menunggu mendapat referensi pekerjaan dari koneksi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Mudahnya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan di era digital ini, membuat banyak \u201c<em>top talent<\/em>\u201d menjadi <em>picky <\/em>menanggapi kesempatan yang menyapa, dan tak ayal lagi hanya perusahaan mempunyai <em>employer brand<\/em> yang kuatlah yang mampu menarik minat mereka untuk menghadiri undangan <em>interview<\/em>. Hal ini membuat <em>talent war<\/em> menjadi sesuatu yang <em>inevitable.<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\">Pemenang dari <em>talent war<\/em> ini tentu saja perusahaan yang berhasil dalam membangun reputasi positif, yang mengkomunikasikan dengan jelas kepada target audiens, tentang \u201c<em>value<\/em>\u201d apa yang mereka miliki dan diberikan kepada karyawannya, serta mampu menanamkan brand image kepada audiens sebagai <em>best place to work<\/em> melalui <a href=\"\/blog\/employer-branding-101-jaring-talenta-yang-tepat-dengan-memanfaatkan-strategi-employer\">aktivitas employer brandingnya<\/a>.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Lalu bagaimana bagaimana mengukur \u201c<em><strong>Employer Branding<\/strong><\/em>\u201d suatu perusahaan apakah telah memberi hasil terbaik? Berikut ini 5 kriteria sebagai barometer kesuksesan employer branding:<\/p>\n<ol>\n<li dir=\"ltr\">\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_26 counter-hierarchy\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">TOPICS<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><label for=\"item\" aria-label=\"Table of Content\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/label><input type=\"checkbox\" id=\"item\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kriteria-mengukur-tingkat-kesuksesan-sebuah-employer-brand\/#Menarik_Minat_Talent_yang_Tepat\" title=\"Menarik Minat Talent yang Tepat.\">Menarik Minat Talent yang Tepat.<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kriteria-mengukur-tingkat-kesuksesan-sebuah-employer-brand\/#Tingkat_Turnover_yang_terkendali\" title=\"Tingkat Turnover\u00a0yang terkendali\">Tingkat Turnover\u00a0yang terkendali<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kriteria-mengukur-tingkat-kesuksesan-sebuah-employer-brand\/#Sukses_Mengubah_Karyawan_Menjadi_Brand_Ambassadors_Perusahaan\" title=\"Sukses Mengubah Karyawan Menjadi Brand Ambassadors Perusahaan.\">Sukses Mengubah Karyawan Menjadi Brand Ambassadors Perusahaan.<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kriteria-mengukur-tingkat-kesuksesan-sebuah-employer-brand\/#Tingkat_Employee_Engagement\" title=\"Tingkat Employee Engagement\">Tingkat Employee Engagement<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/kriteria-mengukur-tingkat-kesuksesan-sebuah-employer-brand\/#Keseimbangan_antara_Pengelolaan_dan_Produktivitas_Perusahaan\" title=\"Keseimbangan antara Pengelolaan dan Produktivitas Perusahaan\">Keseimbangan antara Pengelolaan dan Produktivitas Perusahaan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menarik_Minat_Talent_yang_Tepat\"><\/span><strong>Menarik Minat Talent yang Tepat.<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9917\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Menarik-Minat-Talent-yang-Tepat-300x138.jpeg\" alt=\"Menarik Minat Talent yang Tepat\" width=\"300\" height=\"138\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Menarik-Minat-Talent-yang-Tepat-300x138.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Menarik-Minat-Talent-yang-Tepat-1024x469.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Menarik-Minat-Talent-yang-Tepat-768x352.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/01-Menarik-Minat-Talent-yang-Tepat.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Kriteria<em>\u00a0employer brand<\/em> yang berhasil bukan diukur dari banyaknya jumlah pelamar tetapi lebih kepada \u201c<em>high potential talent<\/em>\u201d yang benar-benar ingin bergabung, dan ingin berkontribusi yang fit dengan budaya organisasi yang dibangun.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><em>Employer<\/em> tanpa <em>brand reputation <\/em>yang baik akan menjadi pilihan kedua atau hanya sebagai pembanding (demi mengetahui penawar terbaik sebelum kandidat bersangkutan memutuskan pindah) yang mana ujung-ujungnya sering dijumpai kandidat menolak offering yang diberikan dan memilih bekerja di perusahaan lain yang memiliki company brand yang lebih bagus.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><em>Exposure<\/em> diperlukan untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan agar pesan bahwa organisasi Anda adalah tempat yang baik untuk bekerja terus menempel di pikiran target audiens. Efeknya perusahaan tidak pernah benar-benar kehabisan kandidat potensial untuk mengisi posisi kosong, bahkan sebelum posisi-posisi tertentu dibutuhkan.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tingkat_Turnover_yang_terkendali\"><\/span><strong>Tingkat <em>Turnover\u00a0<\/em>yang terkendali<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Tingginya tingkat karyawan keluar dapat menimbulkan motivasi karyawan yang rendah. Karyawan yang sejatinya memiliki tingkat kepuasan kerja yang baik, saat menghadapi keadaan tim yang menyusut justru berbalik termotivasi untuk ikut \u201cmelompat\u201d juga.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Hal tersebut terjadi tak lain disebabkan oleh karyawan yang <em>stay <\/em>mengalami peningkatan beban kerja karena adanya kekosongan jabatan yang tak kunjung terisi dengan talent yang tepat. Disisi lain kesempatan berkarir di tempat lain terbuka lebar.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Jadi sangat penting menjaga<em> turnover rate <\/em>karyawan tetap stabil untuk menciptakan organisasi yang dikenal dengan tingkat retensi tinggi terhadap top performersnya sebagai salah satu parameter kesuksesan<em> employer branding.\u00a0<\/em><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sukses_Mengubah_Karyawan_Menjadi_Brand_Ambassadors_Perusahaan\"><\/span><strong>Sukses Mengubah Karyawan Menjadi <em>Brand Ambassadors <\/em>Perusahaan.<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><em>Employer Brand Ambassadors<\/em> paling terpercaya adalah karyawan perusahaan itu sendiri. Mereka adalah aktivis <em>story teller <\/em>terbaik yang dengan sukarela menceritakan kisah perusahaan tempatnya bekerja berdasarkan pengalaman emosional yang melekat di benak mereka tentang manajemen, praktek bisnis, dan dampaknya pada kehidupan mereka kepada keluarga, teman, rekan kerja, dan bahkan orang asing di social media.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Jadi penting untuk memastikan karyawan yang masih bekerja dan yang sudah\u00a0 keluar perusahaan untuk menjadi <em>Brand Ambassadors<\/em> dan menceritakan sesuatu yang baik tentang perusahaan . Secara tidak langsung mereka juga menjalankan <em>employee referral <\/em>(agen rekomendasi)\u00a0 yang memberikan <em>impact <\/em>untuk menarik minat fit best talent dari luar organisasi.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Contoh employer branding yang sukses mengubah karyawan menjadi brand ambassador perusahaan dapat anda lihat di sini<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tingkat_Employee_Engagement\"><\/span><strong>Tingkat <em>Employee Engagement<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9915\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/04-Employee-Engagement-300x138.jpeg\" alt=\"Employee Engagement\" width=\"300\" height=\"138\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/04-Employee-Engagement-300x138.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/04-Employee-Engagement-1024x469.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/04-Employee-Engagement-768x352.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/04-Employee-Engagement.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Semua pekerja pastinya sepakat bahwa gaji adalah satu motivasi utama bekerja, tetapi tanpa adanya faktor-faktor lain yang meretensi seperti perkembangan karir, pelatihan, dan keselarasan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan, cepat atau lambat akan menjadi faktor penghambat bagi talenta-talenta di perusahaan untuk bekerja dengan keikhlasan dan berkontribusi secara maksimal.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Loyalitas karyawan mudah terjadi pada kondisi dimana harapan karyawan sesuai kenyataan yang diberikan perusahaan, menimbulkan kepuasan kerja yang pada akhirnya menimbulkan <em>employee engagement <\/em>yang tinggi.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li dir=\"ltr\">\n<h2 class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keseimbangan_antara_Pengelolaan_dan_Produktivitas_Perusahaan\"><\/span><strong>Keseimbangan antara Pengelolaan dan Produktivitas Perusahaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9913\" src=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/05-Keseimbangan-300x138.jpeg\" alt=\"Keseimbangan\" width=\"300\" height=\"138\" srcset=\"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/05-Keseimbangan-300x138.jpeg 300w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/05-Keseimbangan-1024x469.jpeg 1024w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/05-Keseimbangan-768x352.jpeg 768w, https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/05-Keseimbangan.jpeg 1200w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><em>Business is business<\/em>, <em>profit <\/em>adalah <em>goal <\/em>dari didirikannya suatu perusahaan, dan people adalah faktor produksi yang paling berperan terhadap produktivitas dan kelangsungan perusahaan.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Tingkat kecakapan karyawan dalam bekerjasama erat hubungannya dengan kontribusi yang dihasilkan karyawan terhadap pencapaian misi perusahaan. Karena itu baik buruknya kualitas organisasi yang dihasilkan oleh<em> employer branding <\/em>tercermin dari tingkat produktivitas, <em>growth <\/em>dan kelangsungan perusahaan.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">HRD sebagai \u201cjembatan\u201d antara kepentingan pemberi kerja dan pekerja harus berperan sebagai figur penggerak yang meningkatkan setiap upaya pembangunan employer brand secara seimbang<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Upaya tersebut bukan hanya untuk \u201cterlihat baik\u201d namun harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas. Tanpa memberi pengaruh positif terhadap tujuan perusahaan, employer branding adalah omong kosong.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Sebuah perusahaan mudah saja menyatakan <em>value <\/em>mereka di <em>company page<\/em> atau sosial media mereka, tetapi kenyataan bagaimana cara bisnis dijalankan mencerminkan hal sebenarnya.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Mengabaikan konsep dan elemen-elemen yang memberdayakan <em>employer branding<\/em> adalah cara pasti untuk membantu perusahaan Anda digulung perubahan zaman.<\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\">Singkatnya melalui <em>employer branding <\/em>yang tepat dapat mengatasi banyak masalah yang dihadapi perusahaan di era <em>disruption <\/em>saat ini, dan tingkat kebahagiaan karyawan adalah kunci\u00a0dari semua kriteria sukses membangun <em>employer brand reputation.<\/em><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><strong>Roh Budianto<\/strong><\/p>\n<p class=\"text-align-justify\" dir=\"ltr\"><em><strong>Human Resources Practitioner<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakta di dunia kerja saat ini hanya ada sedikit kandidat unggulan yang aktif mencari pekerjaan, karena mereka lebih memilih bersikap pasif &#8211; bahkan hanya menunggu mendapat referensi pekerjaan dari koneksi. &nbsp; Mudahnya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan di era digital ini, membuat banyak \u201ctop talent\u201d menjadi picky menanggapi kesempatan yang menyapa, dan tak ayal lagi hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9919,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9912"}],"collection":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9912"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9912\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9919"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/neo-blog.kalibrr.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}