Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>For Employer > Omnichannel Recruitment: Cara Baru Rekrut Talent Terbaik
For Employer

Omnichannel Recruitment: Cara Baru Rekrut Talent Terbaik

Karina

Oktober 14 • 3 menit membaca

Keberadaan internet beserta teknologi yang mengikutinya benar-benar mengubah cara hidup manusia, mulai dari hal yang sederhana, seperti berbelanja bahan makanan yang kini bisa online, sampai hal yang menyangkut profesi dan pekerjaan, seperti merekrut pekerja lewat omnichannel recruitment.

Apakah omnichannel recruitment itu? Mudahnya, omnichannel recruitment adalah cara baru merekrut talent-talent terbaik dan berkualitas lewat berbagai macam kanal platform, seperti media sosial dan mobile applications, berbagai kanal job portal, dan cara lainnya yang dapat digunakan perusahaan untuk berinteraksi dengan kandidat.

Omnichannel recruitment termasuk dalam dunia internet of things (IoT) dan berpegang teguh pada data. Jika dulu, rekruter dengan mengiklankan lowongan kerja–entah di media massa seperti koran atau media sosial seperti LinkedIn, dan menunggu talent-talent tersebut datang, maka kini, rekruter harus berperan aktif dalam menjaring talent-talent berkualitas tersebut yang ada sebelum terjaring oleh rekruter lainnya.

Terdapat empat cara agar implementasi penggunaan omnichannel recruitment bisa sukses dan berjalan mulus:

  1. Ketahui Tujuan

Untuk mengimplementasikan omnichannel recruitment, rekruter rekruter wajib tahu apa yang ingin dituju dari penggunaannya. Penggunaan omnichannel cocok untuk rekruter yang ingin selalu menjaring talent-talent berkualitas dan berinteraksi dengan talent-talent tersebut demi tercapainya applicant satisfaction dan memperluas jangkauan jaringan talent.

  1. Fokus pada Platform

Pakai data talent yang ada untuk berinteraksi, dan pilih salah satu platform yang ingin digunakan secara berkesinambungan seperti Applicant Tracking System (ATS) misalnya untuk menjaga interaksi dengan talent-talent yang ada di luar sana. Penggunaan omnichannel recruitment bukan berarti rekruter wajib menggunakan seluruh platform yang ada, namun mengintegrasikannya agar penggunaan lebih maksimal.

  1. Komitmen Penuh

Implementasi omnichannel recruitment membutuhkan komitmen penuh. Rekruter harus selalu update dengan platform apa yang sedang happening digunakan para talent-talent berkualitas untuk mencari kerja. Fokus pada platform tersebut.

  1. Tetap Berkembang

Omnichannel recruitment membutuhkan proses yang terus bergulir. Rekruter yang sudah menggunakan omnichannel recruitment harus terus beradaptasi dengan cepatnya teknologi berkembang agar tidak ketinggalan zaman dengan para talent yang juga terus berkembang mengikuti zaman.

Dunia modern memang selalu berubah dan berkembang, yang tidak berubah adalah kewajiban yang diemban rekruter untuk terus merekrut talent-talent berkualitas dan terbaik di bidangnya. Recruitment software seperti Kalibrr pun dapat membantu rekruter untuk menjalankan omnichannel recruitment agar lebih mudah dan tidak memusingkan.

Kini, Applicant Tracking System Kalibrr telah mengintegrasikan beberapa platform, seperti Google Jobs, Facebook Jobs, Indeed, Joble, dan berbagai perhimpunan pelajar Indonesia yang berada di luar negeri, universitas, hingga organisasi komunitas profesional. Rekruter hanya perlu sekali posting lowongan kerja di Kalibrr untuk dan tidak perlu kerepotan dalam melakukan posting lowongan kerja satu per satu di platform-platform tersebut. Mudah, bukan?

Bagikan via:

Tentang Penulis

Hello, my name is Karina and I work as a freelance contributor at Kalibrr. I enjoy reading self-improvement books and working out. Lebih Lanjut Karina

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!