Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>For Jobseeker > Ternyata, BCA Punya Nilai Kerja yang Seru Untuk Menghadapi Persaingan di Era Digital! Seperti Apa Yah?
For Jobseeker

Ternyata, BCA Punya Nilai Kerja yang Seru Untuk Menghadapi Persaingan di Era Digital! Seperti Apa Yah?

Karina

Maret 13 • 9 menit membaca

Coba deh lihat di sekeliling kita, pasti semua punya setidaknya satu kenalan yang bekerja di bank. Entah itu kakak, adik, tetangga, atau mantannya teman main waktu kecil, pasti ada deh satu di antara mereka yang kerja di bank atau setidaknya pernah kerja di Bank. Dan sama seperti banyak orang lainnya di Indonesia, kita pasti berpikir bahwa bekerja di bank itu membosankan, suasana kerja yang kaku, dan ruang inovasi yang terbatas. Benar enggak yah, seperti itu?

Karena penasaran, kami pun berkunjung ke salah satu bank terbesar di Indonesia, BCA dan ngobrol langsung dengan Bapak Dipasusila, selaku Senior Vice President Human Capital Relationship BCA,  tentang bagaimana gambaran berkarir di BCA.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BCA ternyata memiliki konsep dan nilai dalam bekerja yang tidak hanya cocok bagi karyawan lintas generasi, tapi juga mampu menjadi idaman karyawan masa kini. Wah, seperti apa ya nilai kerja yang diterapkan oleh BCA?

Berangkat dari Nilai-Nilai Penting di Setiap Generasi

Kesan ramah langsung terpancar ketika kami bertemu dengan Pak Dipasusila. Bergabung di BCA sejak tahun 1991, rasanya membuat Pak Dipasusila begitu lekat dengan citra BCA yang profesional dan berintegritas. Pengalaman yang begitu banyak dan usia yang terpaut cukup jauh dengan kami, rupanya tidak membuat kami kikuk. Justru Pak Dipasusila begitu ramah menyapa kami. “Wah, Kalibrr masih muda-muda yah, bagus!” sapa Pak Dipasusila.

 

Tanpa banyak basa-basi, kami pun langsung bertanya soal proses pengelolaan sumber daya manusia di BCA, mengingat jaraknya begitu jauh antar generasi di sini. Ketika bercerita seputar menghidupi nilai-nilai kerja di BCA yang terdiri dari karyawan lintas generasi, Pak Dipasusila langsung menjelaskan bahwa hal itu tidak menjadi masalah sebab dalam menentukan komposisi yang pas, BCA selalu meminta masukan dari seluruh karyawan.

“Jika ditanya ada perbedaan, tentu ada, tapi dalam menentukan nilai kerja yang ideal kami menggunakan survey untuk melihat yang penting dan dibutuhkan dari setiap generasi” ujar Pak Dipasusila. Bukan hanya internal, tapi survey juga dilakukan kepada eksternal, biar seluruh tim manajemen tahu apa yang dicari karyawan dalam bekerja.

Memang ada banyak perbedaan yang bisa kita lihat antara generasi X, dengan millennials. Salah satu yang mencolok tentu saja soal pandangan bekerja. Bagi generasi yang lebih senior seperti generasi X, hal yang dicari biasanya soal kepastian karir. Berbeda dengan para millennials yang lebih mementingkan work life balance. Menurut Pak Dipasusila, nilai-nilai yang penting dari setiap generasi tersebut, dapat dipadukan menjadi formula yang pas. Formula yang kini dipakai dalam nilai kerja yang dianut BCA. Dan beliau juga menambahkan bahwa itulah yang kemudian mendasari dua poin utama dalam pembentukan nilai kerja yang ideal bagi BCA, yaitu Continuous Improvements, dan Friendly Environment.

evp-BCA-2

 

Nilai Kerja Ideal Mampu Bikin Dampak Nyata Dalam Pekerjaan Sehari – hari di BCA

Ngomongin soal nilai bekerja dalam suatu perusahaan, tentu kita akan berbicara juga soal interaksi di dalamnya. Menurut beliau, BCA sejauh ini dapat menghadirkan engagement yang kuat antar karyawan, baik generasi yang lebih senior , dengan generasi muda. “Dalam lingkungan kerja, biasanya ada jarak antara generasi yang senior dengan yang lebih muda , antara atasan dan bawahan, nilai kerja yang kami adopsi mampu menghadirkan engagement antar karyawan sehingga jarak tersebut dapat diminimalisir” ungkap Pak Dipasusila.

Beliau juga menambahkan bahwa di BCA, semua karyawan (senior ataupun junior) mendapat kesempatan yang sama untuk membentuk ataupun bergabung ke dalam komunitas hobi mereka. Bahkan, banyak komunitas BCA, seperti olahraga dan musik, dimana karyawan muda yang menjadi ketua komunitas hobi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa BCA adalah tempat kerja yang asik buat generasi milenial.

Keterbukaan BCA dalam keragaman generasi juga tercermin salah satunya dalam proses brainstorming, di mana setiap karyawan memiliki kebebasan mengutarakan ide dan pendapat. Bahkan, beliau juga menambahkan bahwa banyak posisi management yang ditempati oleh karyawan dengan latar belakang pendidikan yang berbeda dari bidang pekerjaan mereka. Sebuah bukti betapa terbuka dan luwesnya sistem pengembangan karir di BCA.

evp-BCA-3

 

Tiga Hal Baru Sebagai Komitmen Modernisasi BCA

Wah, seru banget ya lingkungan kerja di BCA! Tapi modernisasi di BCA tidak hanya berhenti di lingkungan kerja saja, lho. Menurut Pak Dipasusila, ada tiga hal fokus nih yang menjadi tujuan BCA di masa yang akan datang. “Ada tiga hal yang ingin kami capai di masa depan, yaitu kebutuhan bisnis, pengembangan dari sisi teknologi, dan balance life. Semua kita kemas sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan dunia kerja saat ini” terang Pak Dipasusila.

Kenapa hal tersebut perlu yah? Rupanya semua hal ini memiliki tujuan yang besar, yaitu agar khalayak luas punya gambaran yang pas, terutama para angkatan kerja baru, bahwa bekerja di BCA itu tidak lagi kaku dan membosankan seperti yang dibayangkan selama ini. Pak Dipasusila ingin melalui keseharian yang ada di BCA ini, anak muda tidak ragu lagi memilih BCA sebagai tujuan berkarir.

 

evp-BCA-4

Pak Dipasusila cerita juga, bahkan BCA kini sedang melakukan eksplorasi program kerja remote di beberapa shelter dan co-working, loh! Jadi karyawan tidak perlu repot lagi untuk jauh-jauh pergi ke kantor, deh. Enggak cuma itu, BCA juga menjamin kesejahteraan dan masa depan karyawannya. Salah satunya adalah dari sisi perlindungan asuransi dan berbagai jenis tunjangan lainnya. Oiya, ada satu hal yang membuat kami sangat tertarik. Yaitu aplikasi HC Inspire. Aplikasi asli buatan BCA ini, mampu menginformasikan setiap kebutuhan karyawannya. Mulai dari absensi, hingga pencairan dana asuransi. Sungguh, sebuah bukti nyata modernisasi cara bekerja di BCA.

Baiklah, akhir kata, terima kasih kepada Pak Dipasusila atas waktunya yang sangat menginspirasi, dan semoga nilai kerja ideal yang dianut BCA dapat menjadi acuan bagi bank-bank lainnya dalam membentuk nilai kerja yang inovatif dan nyaman untuk berkarir!

Tertarik melamar kerja dan jadi bagian keluarga besar BCA? Cek aja lowongannya di sini .

Bagikan via:

Tentang Penulis

Hello, my name is Karina and I work as a freelance contributor at Kalibrr. I enjoy reading self-improvement books and working out. Lebih Lanjut Karina

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!