Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>For Employer > Bagaimana Masa Depan Dunia Kerja Pasca Pandemi?
For Employer

Bagaimana Masa Depan Dunia Kerja Pasca Pandemi?

Karina

Agustus 22 • 4 menit membaca

Bergantung pada berapa lama supply chain meningkat dan berapa lama permintaan tetap kuat, dibutuhkan waktu hingga 2022 bagi industri untuk memiliki waktu untuk mengisi kembali kekosongan mereka akibat pandemi COVID – 19 ini.

Sebelum COVID-19, hambatan terbesar pada pekerjaan adalah penggunaan atau keterlibatan teknologi baru dan hubungan perdagangan yang berkembang. Tapi setelah COVID-19, untuk pertama kalinya hambatan yang terjadi adalah dimensi fisik pekerjaan yang harus berkurang.

Dalam laman McKinsey ditemukan bahwa pekerjaan di arena kerja dengan tingkat kedekatan fisik yang lebih tinggi cenderung mengalami transformasi yang lebih besar setelah pandemi, dan hal ini memicu efek lebih lanjut di arena kerja lain karena model bisnis yang juga berubah.

Hambatan jangka pendek dan potensi jangka panjang dari COVID-19 bervariasi. Selama pandemi, virus paling mengganggu arena dengan tingkat kedekatan fisik tertinggi seperti perawatan medis, layanan pelanggan (customer service) dan rekreasi serta perjalanan.

Dalam jangka panjang, arena kerja dengan tingkat kedekatan fisik yang lebih tinggi ini juga cenderung lebih tidak pasti, contohnya :

1. Arena Interaksi Pelanggan (Customer Services)

Arena ini adalah garda terdepan yang biasanya berinteraksi dengan pelanggan, seperti di toko ritel, bank, dan kantor pos, dan lain – lain. Bekerja di arena ini ditentukan oleh interaksi rutin dan membutuhkan kehadiran fisik. Karena pandemi COVID – 19, beberapa pekerjaan di arena ini kemudian bermigrasi ke e-commerce dan transaksi digital lainnya, dan perubahan perilaku ini kemungkinan akan bertahan.

2. Arena Rekreasi Dan Perjalanan

Arena ini adalah rumah bagi para pekerja di industri pariwisata seperti perhotelan, restoran, bandara, dan tempat hiburan. Interaksi dengan banyak orang merupakan pekerjaan setiap hari mereka.  COVID-19 kemudian memaksa sebagian besar tempat rekreasi ditutup dan bandara serta maskapai penerbangan beroperasi dengan sangat terbatas. Dalam jangka panjang, peralihan ke pekerjaan jarak jauh dan pengurangan terkait perjalanan bisnis, serta otomatisasi beberapa pekerjaan, seperti peran layanan makanan, dapat mengurangi permintaan tenaga kerja di arena ini.

3. Arena Kerja Kantor Berbasis Komputer

Mencakup kantor dari semua industri dan seperti rumah sakit, pengadilan, dan pabrik. Bekerja di arena ini membutuhkan kedekatan fisik dan sejumlah interaksi. Arena ini merupakan arena terbesar dalam perekonomian.  Sekitar sepertiga dari lapangan kerja berada di arena ini.

4. Arena Produksi Dan Pemeliharaan (Maintenance)

Arena yang meliputi lokasi konstruksi, pertanian, bangunan tempat tinggal dan komersial dan lainnya. Pada arena ini COVID-19 tidak terlalu terdampak/berdampak kecil karena pekerjaan di arena ini membutuhkan jarak yang rendah dan sedikit interaksi dengan orang lain, dan dilakukan sepenuhnya di luar ruangan. Tapi di Cina dan India, ini adalah arena terbesar, terhitung 35 hingga 55 persen dari tenaga kerja mereka berada di arena ini.

Bagikan via:

Tentang Penulis

Hello, my name is Karina and I work as a freelance contributor at Kalibrr. I enjoy reading self-improvement books and working out. Lebih Lanjut Karina

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!