Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>For Jobseeker > 10 Pertanyaan interview dan cara menjawabnya dalam bahasa Indonesia dan Inggris
For Jobseeker

10 Pertanyaan interview dan cara menjawabnya dalam bahasa Indonesia dan Inggris

Radius Arianto

Juli 21 • 24 menit membaca

Kami dari Tim Kalibrr ingin mengucapkan “Selamat”, karena kalian baru saja selesai menyelesaikan studi dan lulus. Namun sebagaimana guru di sekolah atau kampus kalian bilang “Perjalanan kalian baru saja dimulai”.

Karena setelah ini, kalian pasti ingin mendapatkan pekerjaan dengan cepat, bukan begitu? Sebagai platform pencarian kerja, tentu kalian akan dengan mudah menemukan berbagai macam lowongan kerja di Kalibrr untuk berbagai level, termasuk fresh graduate seperti Kalian.

Namun dalam proses pencarian pekerjaan, jika Kami boleh berikan bocoran, tahapan yang penting untuk dipersiapkan adalah interview, atau wawancara.

Dalam artikel ini, kami sajikan beragam kumpulan pertanyaan yang sering ditanyakan oleh seorang HR saat interview. Baca dengan seksama, dan jangan dilewati point-point cara menjawabnya, ya.

1. Tolong Ceritakan Tentang Diri Anda

ikigai-based-interview-pernah-coba

Oke, ini pertanyaan klise dan pertanyaan yang paling umum ditanyakan oleh HR saat melakukan interview. Pertanyaan ini bisa ditanyakan dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, atau dalam bahasa spesifik (jika kalian mengajukan lamaran ke perusahaan multinasional yang meminta kalian menguasai selain bahasa Inggris).

Point yang harus kalian perhatikan, saat seorang HR menanyakan pertanyaan ini bukan pada bagaimana kalian menjawab pertanyaan tersebut. Lebih kepada bagaimana gerak-gerik kalian, dalam menceritakan siapa kalian, dan apa yang membuat kalian layak bekerja diperusahaan tersebut.

Secara implisit, HR akan membaca gerak-gerik kalian, nada bicara, raut wajah, bagaimana cara kalian menatap lawan bicara, atau semacamnya.

Tips #1 dari Kalibrr Team saat kalian mendapati pertanyaan ini adalah jangan tergesa-gesa. Tarik napas panjang bisa membantu kalian menjadi lebih rileks, dan jawab dengan mantap tentang kalian. Hal-hal dasar yang bisa kalian ceritakan saat proses interview seperti :

  • Nama lengkap
  • Dimana kalian tinggal saat ini
  • Latar belakang keluarga (anak pertama dari 3 bersaudara atau semacamnya)

Jika kalian butuh template jawaban, berikut bentuk jawaban yang bisa dipakai

Dalam Bahasa Indonesia

Halo (Assalamualaikum Wr.Wb — Jika muslim), Nama Saya Suci Ayudhaningtyas, berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Saya adalah anak Ke-2 dari 3 bersaudara. Saya punya kakak laki-laki, dan Adik Laki-Laki, masing-masing berusia 28 Tahun, dan 10 Tahun. Saya adalah lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Gajah Mada, tahun ini (sebutkan tahun jika diluar dari tahun saat ini). Walau sebagai fresh graduate, selama di kampus, Saya sering mengikuti berbagai pelatihan dan magang yang relevan dengan posisi yang akan saya Lamar di perusahaan ini, sehingga saya memiliki kemampuan dan pengalaman yang bisa dipertimbangkan dalam menunjang kinerja saya sebagai fresh graduate.

Template di atas dapat kalian sesuaikan, sesuai dengan kebutuhan. Seperti Nama, Asal, keluarga, dan beberapa point lain. Jika kalian membutuhkan template dalam bahasa Inggris, berikut contohnya:

Dalam Bahasa Inggris

Hi (Assalamualaikum), My name is Ahmad Sudrajat, 21 Years Old (sebutkan usia saat ini) from Subang, West Java. I am come here to accept your invitation to fill up the Quality Control Positions you offered on Kalibrr.com. I am graduated from Padjajaran University, with Industrial Engineering Major. With my background while study in University, I believe I have the basic knowledge for this positions. Although through my CV I didn’t have experience with relative field, I do have the hard-work habit that make me easy to conquer my lack of experience thing.

Untuk lebih detail mengenai cara menjawab pertanyaan sejenis, kalian bisa membaca artikel berikut ini.

2. Bagaimana Anda tahu tentang perusahaan ini

Pertanyaan berikut ini merupakan pertanyaan lanjutan yang sering ditemukan kala sesi interview. Wajar, seorang HR ingin mengetahui bagaimana seorang kandidat dalam mempelajari perusahaan. Mereka memiliki harapan, saat seseorang melamar diperusahaan, para kandidat memiliki pengetahuan setidaknya tentang sejarah perusahaan.

Dari pengetahuan tersebut, HR akan dengan mudah menjelaskan kebudayaan dan cara kerja yang ada di perusahaan ini. Tentu saja, hal ini nantinya akan mempengaruhi hasil screening.

Jika kebetulan mendapati pertanyaan tersebut, jawaban yang bisa diberikan adalah:

Dalam Bahasa Indonesia

Saya mengetahui perusahaan ini dari proses pencarian di Kalibrr, sebagai bentuk rekomendasi yang cocok untuk kualifikasi yang Saya miliki. Lalu Saya melakukan beberapa riset diluar platform kalibrr, dengan mempelajari kebudayaan di perusahaan tempat Bapak/Ibu bekerja, melalui platform LinkedIn dan Akun sosial media perusahaan. Saya mendapati perusahaan ini memiliki habit kerja yang menarik perhatian Saya. Untuk itulah saya melamar di perusahaan.

Dalam Bahasa Inggris

I found this company from my friends, He/She encourage me to apply with this position since I had basic knowledge that related to the job opening you offer on Kalibrr. After several research, I found that indeed the qualification you mention on Job pages is meet with my resume. So here I am, apply to give my best shot.

3. Ceritakan tentang pengalaman Anda berkaitan dengan posisi ini

Pertanyaan ini mungkin akan terkesan menantang bagi para fresh graduate, mengingat tidak banyak yang memiliki pengalaman bekerja terkecuali dengan magang, intern, atau banyak yang menyebutnya kerja praktek.

Inilah pentingnya untuk mengumpulkan portofolio sebanyak mungkin saat kalian masih berstatus sebagai mahasiswa, entah dengan mengikuti kegiatan kepanitiaan, atau tergabung dalam organisasi yang bisa memberikan kalian setidaknya pengalaman dalam bekerja sama dengan orang lain.

Oke, kembali ke pertanyaan saat interview. Jika kalian mendapati pertanyaan ini diajukan oleh HR, ada beberapa kondisi yang harus kalian perhatikan, yaitu:

  • Kalian memang memiliki pengalaman
  • Kalian belum memiliki pengalaman

Keduanya memiliki pola. jawaban yang berbeda, dan berikut contoh jawaban yang bisa kalian berikan sebagai template.

Dalam Bahasa Indonesia

Kondisi : Kalian belum memiliki pengalaman

Tentu, walau dalam CV disebutkan bahwa pengalaman saya untuk bidang ini tidak terlalu banyak, namun dengan semangat dan passion yang saya miliki, menjadikan Saya mudah untuk mempelajari hal baru. Hal ini juga dibuktikan dengan beberapa pengalaman lain dibidang organisasi dan capaian yang saya miliki selama bergabung dalam organisasi tersebut. Menjadikan Saya sangat fleksibel untuk mengerjakan hal baru, termasuk posisi yang ditawarkan oleh perusahaan Bapak/Ibu.

Kondisi: Kalian sudah berpengalaman

Tentu, selama bekerja di perusahaan sebelumnya, Saya secara langsung mengerjakan beberapa proyek berkaitan dengan posisi ini sebagai leader. Dimana tugas saya adalah merancang, menentukan alokasi dana, mengatur tenaga kerja yang terlibat, hingga berkoordinasi dengan atasan untuk melaporkan segala hal atau perkembangannya. Selama Saya menempati posisi tersebut, banyak capaian dan positive feedback baik dari rekan kerja dan perusahaan untuk pekerjaan yang dilakukan.

Dalama Bahasa Inggris

Kondisi: Kalian belum berpengalaman

Based your question, I understand that I did not have adequate direct experience with the position where your company offers, but as considerations, I believe this position require someone who able to work as team player. And for more than 2 years in college, I join organization that crafting my team coordination skills, where I take a part as lead for division to handle several project and event. I believe this is also can be consider as experience that make me suitable to fill out the positions.

Kondisi: Kalian sudah berpengalam

Sure, for past one year I worked as {sebutkan posisi} in my previous company, I am managing 2 main project as team lead. From this project I am able to achieve the goals that set by executive. This achievement also contribute in revenue increase for more than 30% on the last year. I believe this is enough to explain my credibility to filled up the positions.

4. Bisa tolong ceritakan kelebihan dan kekurangan Anda?

Oke, pertanyaan berikut ini bukan untuk mengorek keburukan atau kelebihan kamu, ya. Dalam pertanyaan ini, HR butuh menilai apakah kamu paham tentang dirimu sendiri, atau apakah kamu bisa melakukan evaluasi terhadap dirimu sendiri secara objektif. Biasanya, banyak kandidate yang terjebak dalam pertanyaan ini, dan cenderung menjawab kelebihan secara berlebihan, yang menjadikan HR akan menilai kamu memiliki sifat Egois.

Untuk tidak menimbulkan kesan tersebut, coba mulai dengan memahami kekurangan kamu yang berkaitan dengan dunia profesional. Misal, kamu bukan tipikal orang yang bisa berhitung cepat, apalagi untuk bilangan persentase, oleh sebab itu kamu butuh bantuan alat hitung atau metode perhitungan tertentu.

Jawaban akan bervariasi tergantung dengan kelebihan dan kekurangan kamu, intinya jangan terlalu merendahkan dirimu dengan banyaknya kekurangan, tapi bagaimana kamu bisa mengatasi kekurangan tersebut dalam mendukung produktivitas atau aktivitas pekerjaan yang kamu lakukan.

5. Bagaimana Anda memandang 5 tahun kedepan berkarir di perusahaan ini

Jangan terkejut, pertanyaan ini merupakan bentuk asesmen yang diberikan oleh HR, untuk memastikan apakah Anda merupakan kandidat yang memiliki integritas dan dedikasi, jika ingin mengembangkan karir, setidaknya seseorang membutuhkan waktu minimal 2 hingga 5 tahun, apalagi bagi fresh graduate.

Jika mendapati pertanyaan tersebut, Anda bisa mencoba menjawab dengan template sebagai berikut:

Dalam Bahasa Indonesia

Saya memahami posisi sebagai Social Media Spesialis merupakan pekerjaan yang membutuhkan pemahaman dan kreatifitas, karena tantangan tersebut, menjadikan saya memiliki visi dalam 5 tahun ke depan, dimana saya berharap pekerjaan yang Saya lakukan dapat menjaga dan mengembangkan brand image perusahaan untuk sustainabilitas jangka panjang, demi mendukung karir, bukan hanya Saya pribadi, tapi semua orang yang terlibat didalamnya.

Dalam Bahasa Inggris

It is true, for everyone need to have the vision. And my vision for next 5 years, is I willing to grow together as better person by giving my best to support the growth of company achieve their goals and spread the message for better life.

6. Apa yang membuat kami harus mempekerjakan Anda

job-interview

Pertanyaan ini sering menjadi pertanyaan final, dimana HR akan mempelajari seberapa serius Anda dalam melamar di perusahaan ini. Walau pertanyaan ini cenderung seperti jebakan, namun bukan terkait bagaimana bentuk jawaban yang menjadi point penilaian, melainkan bagaimana Anda meyakinkan diri sendiri.

Berikut adalah contoh jawaban yang bisa diberikan :

Dalam Bahasa Indonesia

Memang betul, bahwa untuk menempati posisi tersebut dibutuhkan pengalaman sebagaimana Bapak/Ibu sebutkan. Namun dengan visi yang telah Saya sebutkan diatas, setidaknya pengalaman tersebut akan menjadi bagian dari kelebihan yang saya miliki. Ditambah, dengan kemampuan analisa yang telah saya buktikan sebelumnya, menjadikan setidaknya Saya memiliki peluang untuk bekerja. Saya tidak menjanjikan sesuatu, karena Saya tipikal yang membuktikan sesuatu dengan kerja keras, dan hasil yang terukur. Saya rasa, bisnis ini pun demikian, dan hal tersebut menjadi point mengapa Saya cocok bekerja di perusahaan ini.

Dalam Bahasa Inggris

To be working with the best company, in this company, I am proofing to my self by following several courses that can enrich my knowledge. From here, I may say that My best chance to get hired is because of hard work, and that the straight answer for that question, I hope you can understand it, thank you.

7. Apa benefit yang Anda harapkan saat bekerja di perusahaan kami?

Dalam pertanyaan ini terkandung makna kira-kira, apakah perusahaan mampu memenuhi kebutuhan dasar kalian saat bekerja di perusahaan ini. Kebutuhan dasar itu misal Cuti, Asuransi Kesehatan, penggantian biaya transport, atau sejenisnya, sebelum dilanjutkan dengan pertanyaan “Berapa gaji yang diharapkan?”

Untuk menjawab pertanyaan ini harus dipahami beberapa hal, seperti:

  • Benefit ini bersifat general/umum, kalian bisa bertanya terlebih dahulu tentang benefit dasar yang dimiliki oleh perusahaan. Dari sini, kita bisa mempertimbangkan apakah perlu mengajukan benefit tambahan atau tidak.
  • Pahami kondisi bahwa kalian belum benar-benar akan diterima, jika kalian merasa benefit yang dimiliki perusahaan untuk masa percobaan cukup, maka saran kami adalah tanyakan kepada HR benefit jika menjadi full time employee.
  • Berhati-hatilah dalam melakukan negosiasi benefit, pastikan kalian sudah memperhitungkan kebutuhan mendasar yang bisa membantu mempermudah pekerjaan kalian.

Untuk cara menjawab, berikut template yang bisa kalian gunakan

Dalam Bahasa Indonesia

Saya merasa benefit akan berbanding dengan beban tugas yang Saya miliki nantinya. Jika memungkinkan, setidaknya benefit mendasar seperti Cuti, dan Jaminan Kesehatan menjadi benefit yang saya butuhkan. Selebihnya, karena pekerjaan ini membutuhkan beberapa alat bantu, saya berharap perusahaan mempertimbangkan untuk membantu saya menyediakannya, sehingga pekerjaan saya menjadi lebih mudah.

Dalam Bahasa Inggris

I quite confidence that benefit that you offer is more than enough at the moment. But if I may negotiate, for specific benefit, can I upgrade it ? Since the work load will be challenging at the moment, and I need some supporting to accommodate the task to be done.

8. Berapa Gaji yang Anda harapkan?

Kita tiba pada pertanyaan krusial yang banyak menjadi perdebatan dikalangan Job Seeker dan Recruiter, nih.

Tentu alasan kita bekerja adalah untuk kestabilan finansial, dan upah atau gaji yang diterima dari proses bekerja itu sebaiknya sesuai dengan beban pekerjaannya. Saat muncul pertanyaan ini, sebaiknya jangan langsung mengajukan nilai atau mengajukan besaran yang tidak proporsional.

Kalian bisa melakukan riset, di kalibrr terdapat fitur yang memungkinkan kita untuk mengetahui besaran gaji yang ditawarkan untuk sebuah posisi. Kalian bisa menggunakan parameter ini untuk menentukan besaran gaji standar untuk posisi yang kalian lamar.

9. Bagaimana Anda menghadapi kesulitan?

Pertanyaan ini mungkin terdengar asing, namun banyak dari rekruiter perlu mengetahui apakah Anda tipikal yang bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Jika mendapati kesulitan saat melakukan pekerjaan, mereka ingin mengetahui apakah Anda bisa menyelesaikannya sendiri, atau butuh bantuan dari rekan kerja/kantor.

Saat mendapati pertanyaan tersebut, kalian bisa menjawabnya sebagai berikut:

Dalam Bahasa Indonesia

Saya sadari betul bahwa saya mengalami kekurangan dalam menghadapi stress, jika memungkinkan, Saya akan meminta izin kepada atasan Saya untuk memberikan waktu yang lebih lama dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Jika tidak memungkinkan, saya akan meminta bantuan rekan kerja saya, membagi dua pekerjaan tersebut, dan memberikan kredit bahwa pekerjaan ini selesai karena mendapat bantuan dari rekan kerja saya.

Dalam Bahasa Inggris

It is hard for me to work under pressure, for the reasons also, I am avoiding working to meet the deadline. If possible I would finished my work before it come to deadline, so I can avoid stress. With more spare time, I can balanced my stress level at minimum.

10. Apa yang membuat Anda resign dari pekerjaan?

Kalian jangan heran, pertanyaan ini berpotensi diajukan oleh Recruiter pada saat interview, lho. Dalam beberapa pengalaman Interview, Saya-pun pernah mendapatkan pertanyaan ini. Shock? Pastinya, tapi Saya mencoba memahami makna dibalik pertanyaan tersebut. Dalam beberapa kondisi, tingkat turn-over sebuah perusahaan kadang tinggi, dan menurunkan angka turn-over ini menjadi KPI divisi Human Resources Departmen (HRD).

Karena banyaknya hal yang bisa memicu seseorang Resign dari pekerjaannya, maka HRD perlu mengeliminasi faktor-faktor tersebut, bahkan sejak tahapan interview ini. Jika kalian kebetulan mendapat pertanyaan tersebut, berikut cara menjawabnya :

Dalam Bahasa Indonesia

Hal-hal yang membuat Saya resign? Jika pada posisi saya tidak lagi mendapatkan kesempatan atau dukungan dari perusahaan untuk berkembang, maka hak tersebut bisa menjadi pertanda bagi Saya untuk resign. Saat itu, Bapak/Ibu adalah orang pertama yang akan Saya beri tahu.

Dalam Bahasa Inggris

It is a hard questions, but if I may refer to my previous answer on how I manage a stress/difficulties at work, then it would be my signal to off-boarding from this company. I hope it would not happen, because I have strong vision that I would like to work in this Company for 5 years or more.

Masih ada beberapa pertanyaan yang kadang menjadi pertanyaan penting saat wawancara, namun ke 10 contoh pertanyaan diatas kiranya cukup untuk saat ini sebagai bekal awal Anda dalam menghadapi sesi interview.

Jika kalian suka dengan konten ini, dan ingin segera mengaplikasikan dalam sesi wawancara, kalian bisa mulai dengan membuat akun di Kalibrr dan melamar salah satu (atau bahkan lebih) lamaran pekerjaan yang tersedia. Dan semua itu bisa dimulai dengan mengklik tombol di bawah ini

Bagaimana bisa interview tapi belum melamar pekerjaan apapun? Yuk daftar ke Kalibrr, dan mulai perjalanan karir kalian.

Buat Akun

Bagikan via:

Tentang Penulis

Having a concern writing about career escalating tips for Digital Marketing. Radius itself having more than 10 Years experience in User Acquisition… Lebih Lanjut Radius Arianto

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!