Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>Employer Branding > Employer Branding Penting Dilakukan: Ini 5 Alasannya!
Employer Branding

Employer Branding Penting Dilakukan: Ini 5 Alasannya!

Vinny Dwiputri

Oktober 15 • 10 menit membaca

Dalam era kompetitif saat ini, perusahaan tidak bisa hanya berdiam diri menunggu para calon karyawan melirik dan melamar lowongan yang dibuka olehnya. Dahulu, mungkin hanya dengan mengandalkan reputasi brand atau peluang karir yang ditawarkan, dapat menjadi daya tarik bagi calon karyawan. Namun, sekarang, para rekruter juga harus mulai melakukan peran aktif untuk dapat menarik para calon karyawan. Di sinilah mengapa employer branding memiliki peran penting untuk perusahaan, terlebih kegiatan dalam perekrutan yang efektif dapat dirasakan.

Sejalan dengan hal itu, dapat dikatakan para rekruter saat ini sedang memasuki era “talent war” atau “war of talent”, yaitu era kompetitif dalam bidang perekrutan. Ini merupakan fenomena persaingan yang sengit di pasar tenaga kerja. Dalam situasi seperti ini, para talenta terbaik menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan. Seperti dalam perang, perusahaan-perusahaan bersaing untuk merebut dan mempertahankan individu dengan potensi tinggi yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan inovasi. 

Tidak mengherankan bahwa perusahaan-perusahaan dengan employer branding yang baik, seperti memiliki citra yang kuat dan menarik sebagai tempat kerja akan lebih unggul dalam menghadapi tantangan talent war ini.Dengan employer branding yang baik perusahaan akan mendapatkan banyak keuntungan, bahkan dalam hal yang tidak hanya bersangkutan dengan kegiatan perekrutan.

Data-data yang menunjukan pentingnya employer branding

Berikut adalah beberapa alasan mengapa perusahaan Anda memerlukan employer branding, mari kita simak! 

Membangun Reputasi Perusahaan

Employer branding adalah kegiatan yang pada dasarnya dilakukan untuk membangun citra perusahaan sebagai tempat yang ideal untuk bekerja (LinkedIn, 2023). Tentunya, dengan kegiatan employer branding, citra yang ingin dibangun adalah citra positif yang akan mendukung reputasi perusahaan. Menurut survei oleh LinkedIn tahun 2022, 84% calon karyawan akan lebih cenderung melamar pekerjaan di perusahaan yang memiliki reputasi baik. Gallup juga melakukan survei yang menunjukan lebih dari 70% profesional yang tidak aktif mencari pekerjaan, menunjukkan minat yang besar untuk bergabung dengan perusahaan yang memiliki citra positif. Hal ini menandakan bahwa bukan hanya para pencari kerja, tetapi juga para talenta berpotensi yang sudah bekerja, tertarik pada perusahaan dengan employer branding yang kuat.

Peningkatan Engagement dan Produktivitas Karyawan

Ketika suatu perusahaan memiliki identitas dan budaya yang kuat, para karyawan merasa lebih terhubung dan termotivasi. Menurut Gallup, perusahaan yang memiliki tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi cenderung memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi dan absensi yang lebih rendah. Artikel yang diterbitkan oleh Forbes pada 2022 juga menyebutkan bahwa karyawan yang bahagia dengan perusahaan tempat mereka bekerja mengalami peningkatan produktivitas sebanyak 25%, dibandingkan yang tidak puas dengan perusahaannya.

Kesempatan Merekrut Talenta Terbaik

Dengan mempunyai citra perusahaan yang kuat dari kegiatan employer branding, perusahaan dapat menarik minat para calon karyawan dengan lebih mudah. Hal ini dibuktikan oleh beberapa studi, diantaranya studi yang dilakukan oleh Glassdoor, sebanyak 69% karyawan lebih condong untuk menerima tawaran pekerjaan dari perusahaan yang memiliki reputasi baik sebagai tempat kerja. Juga menurut artikel yang diterbitkan Hubspot pada 2023, 88% calon karyawan menyatakan bahwa mereka tidak akan melamar ke perusahaan dengan citra yang buruk.

Meningkatkan Retention dan Menurunkan Turnover Rate Perusahaan

Karyawan yang merasa terhubung dengan budaya dan nilai-nilai perusahaan mereka cenderung tinggal lebih lama. Menurut survei oleh LinkedIn, menunjukan bahwa karyawan yang bekerja pada perusahaan yang memiliki citra sebagai tempat kerja yang baik, bertahan lebih lama (retention rate) di perusahaan tersebut hingga 38%, dan menurut laporan yang diterbitkan oleh Harvard Business Review, perusahaan dengan employer branding yang baik juga memiliki tingkat turnover rate karyawan yang lebih rendah. Memiliki retention rate yang tinggi dan turnover rate karyawan yang rendah dapat menciptakan lingkungan yang lebih stabil, produktif, dan efisien dalam perusahaan

Mengurangi Biaya Perekrutan

Dengan mengaktivasi kegiatan employer branding, perusahaan dapat mengurangi biaya rekrutmen. Ini dikarenakan perusahaan mampu menarik calon karyawan yang telah memahami budaya dan nilai-nilai perusahaan. Dengan demikian, risiko merekrut kandidat yang tidak sesuai atau yang merasa tidak cocok dengan lingkungan perusahaan dapat berkurang, serta waktu yang diperlukan untuk proses rekrutmen pun dapat diminimalkan. Selain itu, employer branding yang kuat juga dapat mengurangi kebutuhan untuk pemasangan iklan lowongan pekerjaanmelalui pihak ketiga atau eksternal dikarenakan para talenta yang tertarik dengan nilai perusahaan akan datang dengan sendirinya. Bahkan menurut The Human Capital Hub biaya perekrutan ini bisa berkurang hingga setengahnya. Laporan dari Harvard Business Review juga menunjukan bahwa perusahaan dengan citra yang negatif membutuhkan biaya 10% lebih untuk melakukan perekrutan.

Poin-poin diatas hanya menjelaskan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan jika melakukan aktivasi kegiatan employer branding. Penting untuk diingat bahwa hasil dari employer branding dapat bervariasi tergantung pada industri, ukuran perusahaan, dan strategi yang diimplementasikan. Sehingga, sangat penting untuk mengetahui tentang perusahaan Anda dan apa yang perusahaan butuhkan saat membuat strategi employer branding yang paling sesuai untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Selanjutnya, setelah memahami alasan dan manfaat yang bisa perusahaan Anda dapatkan, berikut adalah hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum membuat strategi employer branding yang paling sesuai bagi perusahaan Anda.

Langkah 1: Identifikasi dan Pahami

Pahami visi-misi perusahaan dan employee value proposition (EVP) yang dimiliki perusahaan. Karakter apa yang ingin ditunjukkan perusahaan kepada kandidat dan pekerja? Apa saja sisi yang ingin diperlihatkan perusahaan kepada kandidat dan pekerja dari employer branding? Dengan memahami perusahaan secara lebih mendalam terlebih dahulu, Anda dapat mengidentifikasi nilai-nilai kunci yang dapat ditekankan dan membedakan perusahaan Anda dari yang lain.

Langkah 2: Susun Strategi

Setelah memahami lebih dalam tentang visi,misi, serta EVP perusahaan Anda. Anda juga harus mengetahui tentang apa tujuan yang ingin dicapai dari employer branding? Apa platform yang ingin digunakan untuk employer branding? Hasil apa yang diinginkan untuk employer branding? Setelah mengetahuinya, susunlah strategi yang dirasa paling sesuai dan akan memberikan hasil yang diinginkan. Pertimbangkan dengan matang sebelum melakukan eksekusi employer branding tersebut.

Langkah 3: Story Telling yang Kuat

Gaya cerita dan bagaimana perusahaan bercerita dalam employer branding menentukan reaksi kandidat dan pekerja nantinya. Story telling harus dapat memberikan dorongan psikologis kepada kandidat dan pekerja untuk menciptakan engagement yang kuat.

Langkah 4: Evaluasi

Evaluasi setiap kegiatan atau program employer branding yang dibuat agar perusahaan mengetahui sampai mana efektivitas employer branding berdampak untuk perusahaan. Mulai evaluasi dari tahap attraction, retention, dan engagement yang terbangun serta terbentuk dari employer branding ini.

Perusahaan yang dapat berhasil dalam membangun citra yang positif sebagai tempat bekerja, tentunya dapat memimpin dalam talent war, baik dalam menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Oleh karena itu, sudah saatnya bagi perusahaan-perusahaan yang masih belum memulai dan menyadari pentingnya employer branding, mengambil tindakan untuk memenangkan talent war.

Jika Anda merasa bingung tentang langkah awal untuk memulai aktivasi employer branding perusahaan Anda, kami dapat membantu Anda dengan membuat strategi employer branding yang paling sesuai dan pendekatan yang paling menarik. Konsultasikan pada kami secara gratis melalui employerbranding@kalibrr.com. Atau klik tombol berikut untuk menghubungi kami.

Bagikan via:

Tentang Penulis

Brand Activation Associate - Kalibrr Indonesia   Vinny is a communication graduate majoring in news and digital media, public relations and strategic… Lebih Lanjut Vinny Dwiputri

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!