Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>For Jobseeker > Hitung Employee Retention Rate Perusahaan Anda, Yuk!
For Jobseeker

Hitung Employee Retention Rate Perusahaan Anda, Yuk!

Karina

Juli 05 • 4 menit membaca

Employee retention merupakan area fokus utama bagi departemen Sumber Daya Manusia di perusahaan. Agar perusahaan berhasil, rekruter perlu mempertahankan karyawan terbaik dan berupaya bersama perusahaan untuk mempertahankan karyawan yang ada, hal itu adalah tujuan dari employee retention.

Manfaat employee retention :

  • Peningkatan Strategi Rekrutmen

Retensi karyawan yang efektif sering kali dimulai selama proses rekrutmen karyawan.

  • Manajemen turnover karyawan

Penerapan employee retention dapat menjadi strategi untuk mengelola pergantian karyawan dan menarik karyawan yang berkualitas.

  • Pemeliharaan Kinerja dan Produktivitas

Praktik retensi karyawan membantu mendukung produktivitas perusahaan.

  • Hemat Biaya

Penghematan biaya seperti dalam proses rekrutmen dan training karyawan merupakan manfaat signifikan yang didapat dari employee retention.

  • Meningkatkan Semangat

Karyawan yang menikmati apa yang mereka lakukan dan suasana tempat mereka bekerja lebih mungkin untuk berada di perusahaan mereka untuk jangka waktu yang lebih lama.

Mengetahui employee retention rate atau tingkat retensi karyawan tentu hal yang penting. Employee retention rate adalah  metrik atau tingkat di mana karyawan tetap berada di perusahaan Anda selama periode waktu tertentu. Tingkat retensi memungkinkan perusahaan untuk menentukan jumlah total karyawan yang dapat mereka pertahankan.

Dengan melacak employee retention rate, memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi metode yang mereka gunakan untuk melatih dan mempertahankan karyawan atau talenta – talenta di perusahaan.

Rumus Employee Retention Rate

Anda memerlukan dua angka ini untuk menghitung tingkat retensi karyawan di perusahaan, yaitu:

Jumlah karyawan yang bertahan selama periode waktu tertentu

Jumlah karyawan pada awal periode waktu tertentu

Contoh :

Menghitung tingkat retensi karyawan per kuarter (3 bulan)

Awal bulan Januari (Q1), perusahaan A  memiliki 30 karyawan. Kemudian satu orang mengajukan resigndan telah digantikan dengan seseorang yang baru. Perusahaan kembali merekrut 3 orang karyawan dan akhirnya memecat 2 karyawan lagi.

  • karyawan yang bertahan : (30-1) = 29
  • karyawan di awal: 30

(29/30) x 100 = 96,7% tingkat retensi triwulanan

Menghitung tingkat retensi karyawan tahunan

Selama 12 bulan, tim penjualan yang terdiri dari 36 karyawan memiliki satu manajer yang dipromosikan ke fungsi lain dan tidak diganti. Dua anggota penjualan lainnya pergi. Selama setahun, 5 tenaga penjualan dipekerjakan untuk menggantikan mereka dan 4 dipecat.

  • karyawan yang bertahan : (36-3) = 33
  • karyawan di awal: 36

(33/36) x 100 = 91,7% tingkat retensi tahunan

*Perlu diingat saat menghitung tingkat retensi, perhitungan tidak termasuk karyawan yang dipekerjakan dan ditinggalkan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Tingkat retensi karyawan standar berkisar antara 70% – 85% tetapi akan sangat bervariasi menurut industri dan metode perhitungan.

Artikel dilansir dari tutorialspoint, klipfolio dan upwork.

Bagikan via:

Tentang Penulis

Hello, my name is Karina and I work as a freelance contributor at Kalibrr. I enjoy reading self-improvement books and working out. Lebih Lanjut Karina

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!