Item terkait berdasarkan kata kunci pencarian Anda akan dicantumkan di sini.

Beranda>For Employer > Mengenal Lebih Dekat Recruitment 4.0
For Employer

Mengenal Lebih Dekat Recruitment 4.0

Karina

Oktober 30 • 12 menit membaca

Zaman sekarang, teknologi telah berkembang menjadi sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia sehari-hari. Perkembangan ini tidak hanya terbatas pada alat berkomunikasi saja, tetapi juga untuk membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah di bidang lainnya. Misalnya saja, dalam bidang pekerjaan seperti di bidang HR.

Mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Seringkali ditemukan kegagalan dalam proses pencarian kandidat yang sesuai. Namun, hal ini tentunya bisa diminimalisir dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Salah satu kemajuan teknologi dalam bidang pekerjaan yaitu Recruitment 4.0.

Revolusi Recruitment 4.0 membantu meningkatkan proses recruitment, menjadikan proses ini menjadi lebih cepat, efektif, dan mengurangi bias ketika sedang berhadapan dengan kandidat yang diproses. Kini, berbagai platform teknologi telah hadir untuk membantu meningkatkan keakuratan proses recruitment, salah satunya adalah Kalibrr.

Istilah Recruitment 4.0 bukanlah suatu hal yang asing lagi terdengar. Lantas, apa sih sebenarnya Recruitment 4.0 ini? Apakah yang membedakan dengan pola rekrutmen sebelumnya? Seperti apakah karakteristik dari evolusi ini? Mari simak ulasan berikut.

The Evolution of Recruitment

Recruitment 1.0 mencakup perekrutan tradisional melalui timeline yang besar, termasuk di dalamnya yaitu menggunakan mesin fax kuno, iklan di media cetak, dan rolodex. Recruiter lebih focus pada proses recruitment-nya daripada hasil akhir. Seperti istilah “any bum on any seats”, yang artinya penting untuk memiliki banyak orang pergi ke suatu acara atau pertunjukan, untuk menghasilkan banyak uang atau sekadar ingin terlihat lebih mengesankan.

Recruitment 2.0 mulai berjalan searah dengan berkembangnya teknologi. Ini merupakan momen peralihan ke teknologi online untuk keperluan recruitment, termasuk dengan munculnya tawaran kerja dan pencarian CV secara online. Sementara teknologi semakin bergerak maju, metode tradisional Recruitment 1.0 perlahan mulai ditinggalkan, tetapi tidak sepenuhnya hilang.

Baik Recruitment 1.0 dan 2.0 pada dasarnya terfokus pada job seekers yang aktif mencari pekerjaan: yaitu kandidat yang sangat aktif dalam memasukkan lamaran mereka ke perusahaan tanpa henti.

Recruitment 3.0 adalah sebuah lompatan besar, karena memindahkan recruitment keluar dari zona nyamannya. Target dari Recruitment 3.0 adalah individu/kandidat yang tidak aktif/pasif dan focus pada top talent dalam membangun talent network yang dapat diprediksi. Selain itu, istilah “Everyone is a potential candidate, so engage them” adalah pusat dari Recruitment 3.0 yang bertujuan untuk membangun hubungan yang transparan, dua arah, dan kebebasan berkomunikasi antara recruiter dan para kandidat.

EBOOK SAATNYA MENGUBAH SISTEM REKRUTMEN

Apa itu Recruitment 4.0?

Recruitment 3.0 terfokus pada pembangunan dan pengembangan komunitas. Sedangkan 4.0 adalah tentang nilai komunitas-komunitas itu. Revolusi Recruitment 4.0 membantu meningkatkan proses recruitment, menjadikan proses ini menjadi lebih cepat, efektif, dan mengurangi bias ketika sedang berhadapan dengan kandidat yang diproses. Kini, berbagai platform teknologi telah hadir untuk membantu meningkatkan keakuratan proses recruitment, salah satunya adalah Kalibrr.

Proses recruitment secara tradisional menjadi pusat biaya, terutama jika biaya agen terlibat, ditambah dengan biaya iklan dan lainnya. Tambahan ini dan itu bisa menjadi sumber yang menguras biaya. Namun dengan kehadiran Recruitment 4.0, proses recruitment bisa diubah menjadi sebaliknya; yaitu untuk mendapatkan keuntungan.

Berikut ini adalah beberapa karakteristik dari Recruitment 4.0:

·         Recruitment as profit centre

Selama ini, proses recruitment biasanya disebut sebagai cost centre, dimana proses ini membutuhkan biaya yang banyak apalagi jika terjadi kegagalan dalam merekrut kandidat yang telah diproses. Bukan hanya biaya saja, tetapi juga workload dan waktu banyak yang terbuang. Dengan keadaan yang seperti ini, otomatis akan membawa kerugian dalam aspek-aspek tersebut.

Dengan hadirnya Recruitment 4.0, proses recruitment akan lebih efisien lagi. Salah satu kemajuan dari Recruitment 4.0 adalah dengan hadirnya sourcing and screening kandidat menggunakan ATS (Application Tracking System). ATS dapat membantu kandidat menggunakan algoritma machine learninguntuk menyeleksi online profile, CV, dan portofolio kandidat yang membantu recruiter mendapatkan kandidat yang memiliki kualifikasi sesuai harapan. Teknologi ini tentunya akan membantu mempercepat proses recruitment dan membantu mengurangi gagal recruitment.

·         No more wasting time with Artificial Intelligence (Al)

no more wasting time

Recruitment 4.0 memiliki beberapa bagian penting yang mendukung dalam meningkatkan proses recruitment menjadi lebih efektif dan efisien lagi. Salah satunya adalah Artifical Intelligence (Al). AI di Recruitment 4.0 berfungsi untuk mencocokkan dan menyediakan profil kandidat dari berbagai sumber talent pool yang ada dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu Al juga berperan untuk menyaring setiap lamaran yang masuk dengan melihat dan mempelajari keterampilan para kandidat, kemudian setiap kandidat akan direkomendasikan ke lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan mereka tersebut.

Dengan menggunakan teknologi Al, recruiter tentunya tidak perlu lagi bersusah payah untuk menyaring setiap kandidat secara manual. Selain bisa menghemat waktu, ini bisa membantu menyaring kandidat dengan lebih akurat.

Kalibrr adalah salah satu platform Recruitment 4.0 yang telah menggunakan teknologi Al tersebut. Advance technology Al Kalibrr disini membantu menyaring dan merekomendasikan daftar-daftar kandidat dengan ketrampilan, pengalaman, dan preferensi yang sesuai dengan kebutuhan recruiter.

·         Lebih mudah dengan kehadiran Crowdsourced Recruitment

Di zaman sekarang, proses recruitment pun ikut berkembang sejalan dengan berkembangnya teknologi. Muncul istilah Crowdsourced Recruitment sebagai langkah untuk para recruiter beradaptasi dengan tantangan Recruitment 4.0. Crowdsourced sendiri memiliki istilah umum untuk menggambarkan perusahaan yang melakukan sourcing kandidat melalui komunitas untuk mendapatkan pekerja dari publik (crowd) dengan mendayagunakan online platform berbasis web maupun aplikasi.

Bagi recruiter, crowdsource recruiting bisa diibaratkan sebagai sumber kehidupan. Manfaat bisa ditemukan dari penghematan waktu dan usaha yang signifikan. Mencari, memilih, dan menghubungi kandidat biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Terlebih lagi jika kandidat yang terpilih tersebut kurang responsif dan susah untuk dihubungi.

Crowdsourcing juga dapat membantu mengurangi biaya dalam proses recruitment dimana Anda dapat menyaring resume yang telah disaring terlebih dahulu oleh penyedia rujukan. Kecepatan perekrutan juga meningkat, karena Anda bisa menjelajahi jaringan talenta yang lebih luas lagi.

·         Recruitment concepts of Gamification

Gamification adalah sebuah konsep yang menggunakan mekanika/metode permainan untuk menginspirasi seseorang yang terlibat dalam kegiatan yang dilakukan secara rutin dan terkadang membosankan. Proses recruitment dapat dikatakan bisa didefinisikan seperti itu: dilakukan secara rutin dan terkadang membosankan.

Salah satu alasan utama perusahaan perlu menerapkan konsep gamification dalam proses recruitment ialah untuk menarik minat para kandidat agar menjadi lebih excited dan ekspresif saat menjalani berbagai proses recruitment. Manfaatnya baik secara langsung maupun tidak langsung, kandidat akan memiliki daya saing. Mereka akan bersaing untuk menjadi kandidat terbaik yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Ini juga bisa membuat perusahaan Anda menjadi lebih mudah dalam mencari talenta terbaik.

Gamification ini dapat dikatakan adalah cara yang unik dilakukan dalam proses recruitment. Meskipun demikian, beberapa perusahaan besar dunia telah menerapkan konsep ini, salah satunya yaitu biro intelijen dan keamanan di Inggris. Mereka membuat kode pesan misterius saat merekrut mata-mata terbaik. Kandidat yang ada haruslah mengetahui isi pesan tersembunyi itu untuk bisa melanjutkan proses seleksi selanjutnya. GCHQ dapat menentukan siapa kandidat terbaik melalui tes dan permainan ini.

·         Community Engagement

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Recruitment 4.0 terfokus untuk melihat nilai dari komunitas-komunitas recruitment.  Maksudnya adalah, bahwa peran para kandidat yang melamar ke perusahaan juga menjadi salah satu faktor penting. Community engagement merupakan pendekatan awal kepada masyarakat agar terjadi komunikasi dan relasi yang baik.

Kalibrr memberikan kesempatan kepada para recruiter dan job seekers untuk membangun relasi yang baik sejak awal proses pendaftaran dengan fitur message. Fitur ini hadir untuk membantu memudahkan komunikasi antara recruiter dengan job seekers. Dengan begitu, recruiter mampu mengenal kandidatnya dengan baik dan kandidat pun bisa mengajukan pertanyaan terkait dengan lowongan yang sedang dibuka. Fitur ini membantu recruiter untuk lebih mudah menghubungi kandidat yang mendaftar.

Jadi, setelah membaca ulasan di atas, Anda bisa mengambil kesimpulan bahwa dengan adanya kehadiran Recruitment 4.0, akan sangat membantu perusahaan Anda dalam proses recruitment. Tentunya, proses recruitment akan menjadi lebih efektif dan efisien.

Untuk merasakan kemudahan proses recruitment yang ditawarkan oleh Recruitment 4.0, Anda bisa langsung mengunjungi website Kalibrr dan rasakan kemudahan dari berbagai fitur-fitur yang disediakan dalam mewujudkan proses recruitment yang lebih baik lagi.

cta

Bagikan via:

Tentang Penulis

Hello, my name is Karina and I work as a freelance contributor at Kalibrr. I enjoy reading self-improvement books and working out. Lebih Lanjut Karina

Komentar (0) Kirim Komentar

Belum ada komentar yang tersedia!